15 Gelandang Spanyol Terbaik Dalam Sejarah

Salah satu kekuatan timnas sepakbola Spanyol terletak pada lini tengah mereka. Dari masa ke masa, Spanyol secara rutin melahirkan gelandang-gelandang berbakat dan bertalenta tinggi. Mereka berhasil memukau publik pecinta sepakbola dengan skill yang tinggi serta menyajikan gaya permainan yang indah dan enak untuk dinikmati.

Dalam artikel kali ini, IlmuBola.com akan menyajikan daftar 15 gelandang Spanyol terbaik sepanjang masa. Sebagian besar pemain dalam daftar ini merupakan bagian dari skuad Spanyol yang menjuarai turnamen Euro 2008 dan 2012 serta Piala Dunia 2010. 

15. Juan Mata


Juan Manuel Mata adalah salah satu playmaker terbaik Spanyol di abad ke-21. Pemain yang dibesarkan oleh Youth Academy Real Madrid ini mulai tampil gemilang ketika bermain untuk Valencia dalam periode 2007-2011. Karirnya makin menanjak ketika pindah ke Chelsea, di mana Mata memenangkan Liga Champions, Europa League, dan dua kali terpilih sebagai Chelsea Player of the Year. Ia juga merupakan bagian dari skuad Spanyol yang memenangkan Piala Dunia 2010.


14. Vicente Rodríguez


Vicente Rodriguez merupakan seorang winger yang berperan besar membantu Valencia memenangkan dua gelar La Liga di musim 2001-02 dan 2003-04. Ia bermain gemilang di bawah kepelatihan Rafael Benitez, secara konsisten mencetak gol dan memberikan assists penting untuk timnya. Gelandang yang dikenal karena teknik dan kecepatannya yang luar biasa ini bertahan di Valencia selama 11 tahun sebelum pindah ke Brighton & Hove Albion, klub di mana ia mengakhiri karirnya sebagai pesepakbola profesional di tahun 2013.


13. Txiki Begiristain

Begiristain adalah sayap kiri andalan Barcelona di awal tahun 1990-an. Selain cepat dan lincah, Begiristain juga memiliki naluri mencetak gol yang bagus, membuatnya terkadang dimainkan sebagai seorang striker. Di Barcelona, ia berkolaborasi dengan pemain-pemain top Spanyol lainnya seperti Julio Salinas, Jose Mari Bakero, dan Andoni Zubizaretta, mempersembahkan empat gelar La Liga dan satu trofi Piala Champions untuk klub ini. Begiristain tampil untuk timnas Spanyol dalam 22 pertandingan internasional dan mencetak enam gol.


12. José Mari Bakero


Sama seperti Begiristain, Bakero juga menjadi andalan lini tengah Barcelona di awal tahun 1990-an. Berposisi sebagai seorang gelandang menyerang, Bakero dipuji karena umpan-umpannya yang akurat, kreativitasnya yang tinggi, dan produktivitasnya dalam mencetak gol. Tak hanya itu, Bakero juga memiliki kualitas kepemimpinan yang baik. Bakero memenangkan banyak trofi di sepanjang karirnya, antara lain adalah empat gelar La Liga, satu Piala Champions, dan dua Winners' Cup.


11. Ivan Helguera

Karena kemampuan defense-nya yang sangat baik, Ivan Helguera tak hanya dimainkan sebagai seorang gelandang bertahan, namun juga terkadang sebagai seorang bek tengah. Pemain ini memiliki peran krusial dalam menjaga keseimbangan lini tengah Real Madrid di tahun 2000-an yang diisi oleh banyak pemain bernaluri menyerang seperti Zidane, Beckham, dan Luis Figo. Helguera juga mewakili Spanyol dalam 2 turnamen Euro dan satu Piala Dunia, total mencatat 47 caps dan mencetak tiga gol untuk negaranya.


10. Sergio Busquets


Sergio Busquets adalah salah satu produk binaan terbaik akademi La Masia. Ia mendapat tempat di timnas Spanyol hanya satu tahun setelah mengawali debutnya di Barcelona pada tahun 2008. Busquets juga menunjukkan performa yang stabil, bahkan mampu mengimbangi permainan gelandang kelas dunia seperti Andres Iniesta dan Xavi Hernandez. Salah satu prestasi individu terbaiknya adalah memenangkan penghargaan La Liga's Breakthrough Player 2009.


9. Luis Enrique

Luis Enrique adalah seorang gelandang serba-bisa yang menjadi andalan Barcelona di tahun 1990-an. Ia memiliki kemampuan menyerang dan bertahan yang seimbang, ditunjang dengan teknik dan kreativitas yang baik. Tak hanya bisa bermain sebagai seorang gelandang, Enrique juga terkadang diposisikan sebagai seorang bek sayap atau second striker. Enrique merupakan satu dari beberapa pesepakbola yang pernah bermain untuk dua klub terbesar Spanyol, Barcelona dan Real Madrid.


8. Cesc Fàbregas


Tak banyak gelandang di dunia sepakbola yang memiliki kemampuan seperti Cesc Fabregas. Ia bisa berperan sebagai seorang playmaker sekaligus menjaga keseimbangan pertahanan tim. Tak hanya itu, Fabregas juga memiliki kualitas kepemimpinan yang bagus dan produktif dalam mencetak gol. Sebelum pindah ke Barcelona, ia terlebih dahulu bersinar bersama Arsenal. Ia dipercaya tampil sebagai kapten tim The Gunners di usia yang masih sangat muda dan menjadi andalan klub tersebut selama beberapa tahun.


7. Pep Guardiola


Guardiola sering dianggap sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik di dunia. Selama karirnya sebagai pesepakbola profesional, Guardiola memenangkan enam gelar La Liga, dua trofi Copa Del Rey, satu Piala Champions, dan satu Piala Winners'. Ia juga merupakan bagian dari skuad Spanyol yang meraih medali emas di Olimpiade 1992 sekaligus meraih penghargaan sebagai pemain terbaik dalam turnamen tersebut. Setelah pensiun, Guardiola dikenal sebagai salah satu manajer top di dunia sepakbola.


6. Míchel


Michel atau José Miguel González Martín del Campo adalah gelandang andalan Spanyol dan Real Madrid di tahun 1980-an. Berposisi sebagai seorang gelandang tengah, Michel sangat produktif dalam mencetak gol, terutama melalui tendangan penalti. Ia mewakili negaranya dalam dua Piala Dunia dan satu turnamen Euro. Selain membantu Real Madrid memenangkan enam gelar La Liga dan dua trofi Piala UEFA, Michel juga menorehkan beberapa prestasi individual yang membanggakan, di antaranya adalah menjadi top skorer dalam Euro 1988 dan terpilih sebagai La Liga Spanish Player of the Year tahun 1986.


5. David Silva


Cepat, gesit, dan cerdas. David Silva adalah salah satu pemain yang memiliki kontribusi paling besar dalam membuat Manchester City menjadi salah satu klub paling disegani di Liga Inggris. Silva yang dibeli dari Valencia pada tahun 2010 menunjukkan performa yang konsisten, membantu Manchester City memenangkan dua gelar Premier League, satu FA Cup, dan satu Piala Liga. Tak hanya itu, Silva juga merupakan bagian skuad timnas Spanyol yang memenangkan dua turnamen Euro dan satu World Cup dalam periode 2008-2012.


4. Xabi Alonso


Xabi Alonso adalah seorang gelandang bertahan yang juga bisa berperan sebagai seorang playmaker. Ia dikenal karena passingnya yang sangat akurat serta kemampuannya dalam membaca permainan, ditambah dengan kemampuan yang bagus dalam mengeksekusi bola-bola mati. Sebelum bergabung bersama Real Madrid, ia sudah sukses berkarir bersama Real Sociedad dan Liverpool. Salah satu prestasi individual terbaik Xabi Alonso adalah saat terpilih sebagai Spanish Player of the Year 2003 dan La Liga Best Midfielder 2012.


3. Andrés Iniesta


Berbicara soal teknik, Andres Iniesta adalah yang nomor satu di antara semua pemain dalam daftar ini. Ia dikenal sebagai salah satu gelandang dengan kemampuan dribbling terbaik di dunia. Tak hanya bisa bermain sebagai seorang gelandang menyerang atau playmaker, Iniesta juga terkadang diposisikan sebagai seorang winger atau second striker. Pemain ini memenangkan banyak trofi bersama Barcelona, di antaranya enam gelar La Liga, tiga Liga Champions, dan dua FIFA Club World Cup. Ia juga mencetak satu-satunya gol penentu kemenangan Spanyol dalam final Piala Dunia 2010 melawan Belanda.


2. Francisco Gento


Francisco Gento boleh dibilang sebagai gelandang Spanyol terbaik yang pernah bermain untuk Real Madrid. Ia bergabung dengan El Real dalam periode 1953-1971, memenangkan 12 gelar La Liga, enam trofi Piala Champions, dan satu Piala Interkontinental. Di masa keemasannya, Gento dikenal sebagai seorang winger kiri yang luar biasa. Ia sangat cepat, lincah, dan berteknik tinggi. Selama 18 tahun bermain untuk Real Madrid, ia mencetak 128 gol dalam 428 penampilan.


1. Xavi


Xavi adalah contoh seorang gelandang yang sempurna. Mulai dari passing, visi, kreativitas, kepemimpinan, loyalitas, hingga kemampuan mengeksekusi bola-bola mati; semua skill tersebut ia kuasai dengan sempurna. Tak heran jika ia dianggap sebagai pemain kunci yang membantu Barcelona dan timnas Spanyol mendominasi persepakbolaan dunia dalam satu dekade terakhir. Selain tujuh gelar La Liga, tiga trofi Liga Champions, dua gelar Euro, dan satu trofi Piala Dunia; Xavi juga memenangkan banyak penghargaan individual, di antaranya World Soccer Player of the Year 2010, Euro 2008 Player of the Tournament 2008, dan Spanish Sportsman of the Year 2009.

15 Bek Spanyol Terbaik Sepanjang Sejarah

Kultur sepakbola di Spanyol sangatlah kuat. Negara ini mendominasi persepakbolaan dunia, baik di level klub maupun level tim nasional. Ratusan, bahkan ribuan pemain sepakbola berkualitas lahir di Spanyol dan mereka telah memenangkan berbagai penghargaan prestisius di turnamen internasional. 

Salah satu faktor yang berperan besar dalam kesuksesan timnas maupun klub-klub Spanyol adalah lini pertahanan mereka yang solid. Di artikel ini, IlmuBola.com akan memberikan daftar 15 bek Spanyol sepanjang sejarah. Kualitas mereka sebagai jenderal lini pertahanan tak perlu diragukan lagi, bahkan beberapa di antara mereka bisa disebut sebagai bek terbaik di dunia. Langsung saja, berikut daftarnya:

15. Michel Salgado


Michel Salgado adalah seorang bek kanan yang menjadi andalan Real Madrid selama kurang lebih sepuluh tahun. Pemain ini dibeli Madrid dari Celta Vigo pada tahun 1999 dan sepanjang karirnya ia memenangkan empat gelar La Liga dan dua trofi Liga Champions. Sepanjang karirnya, Salgado dikenal sebagai seorang bek sayap berstamina tinggi yang sangat disiplin dalam mengawal lawannya. Ia juga bermain dalam 53 pertandingan untuk timnas Spanyol dalam kurun waktu 1998-2006.


14. Carlos Marchena


Carlos Marchena dikenal sebagai salah satu pemain terbaik Valencia sepanjang masa. Ia dikenal sebagai seorang bek tengah yang sangat agresif dalam menjemput bola, membuatnya terkadang dimainkan sebagai seorang gelandang bertahan. Salah satu prestasi terbaik Marchena adalah memimpin Valencia memenangkan dua gelar La Liga dan satu trofi Piala UEFA. Ia juga merupakan bagian timnas Spanyol yang menjuarai Euro 2008 dan Piala Dunia 2010.


13. Joan Capdevila


Joan Capdevila tak hanya tangguh dalam bertahan, namun juga sangat sering mencetak gol. Berposisi sebagai seorang bek kiri, Capdevila sangat rajin naik membantu penyerangan tim dan memberikan umpan-umpan crossing dari sisi lapangan. Ia bahkan sering menggiring bola masuk ke kotak penalti lawan dan mencetak gol. Salah satu prestasi terbaik Capdevila di level klub adalah memenangkan dua Piala Super Spanyol saat masih bermain untuk Deportivo La Coruna di awal tahun 2000-an.


12. Jordi Alba


Cepat, lincah, dan berbahaya. Jordi Alba adalah seorang bek sayap yang bisa bermain di sisi kiri dan kanan sama baiknya. Pemain ini menjadi salah satu bintang timnas Spanyol dalam turnamen Euro 2012. Jordi Alba adalah seorang pemain didikan Youth Academy Valencia yang dipercaya bermain sebagai starter pada tahun 2009, saat masih berusia 20 tahun. Penampilan gemilangnya bersama Valencia dan timnas Spanyol membuat Barcelona mentransfer Alba dengan nilai yang cukup tinggi, mencapai 14 juta Euro.


11. Miguel Ángel Nadal


Miguel Angel Nadal adalah bek andalan Barcelona di tahun 1990-an. Ia bisa bermain sebagai bek sayap, bek tengah, bahkan sebagai gelandang bertahan. Nadal termasuk sebagai bagian dream team Barcelona di awal tahun 1990-an, dibawah kepemimpinan Johan Cruyff sebagai pelatih. Sepanjang karirnya, Nadal memenangkan satu trofi Piala Champions, lima gelar La Liga, dan satu trofi Piala Winners'. Miguel Angel Nadal adalah paman dari Rafael Nadal, salah satu petenis putra terbaik di dunia.


10. Albert Ferrer


Albert Ferrer adalah salah satu bek Spanyol yang sukses berkarir di luar negeri. Setelah bermain untuk Barcelona selama delapan tahun, Ferrer pindah ke Chelsea pada musim panas 1998. Di klub ini, ia bergabung bersama pemain-pemain kelas dunia seperti Gianfranco Zola, Marcel Desailly, dan Gianluca Vialli. Selama lima tahun bermain untuk Chelsea, Ferrer memenangkan satu trofi Piala Winners' dan satu trofi Piala FA.


9. Alvaro Arbeloa


Alvaro Arbeloa adalah seorang bek sayap binaan Youth Academy Real Madrid. Gagal mendapat tempat di tim utama, Arbeloa akhirnya dijual ke Deportivo La Coruna. Di klub ini, ia menunjukkan permainan menawan sehingga dibeli Liverpool pada tahun 2007. Setelah dua tahun bermain bersama Liverpool, Arbeloa kembali ke Real Madrid dan hingga kini menduduki posisi utama sebagai bek sayap klub tersebut. Selain memenangkan dua trofi Euro dan satu trofi World Cup bersama timnas Spanyol, Arbeloa juga mempersembahkan satu gelar La Liga dan satu trofi Piala Spanyol untuk Real Madrid.


8. Sergi Barjuán


Sergi Barjuan adalah pemain yang menempati posisi sebagai bek kiri utama klub tersebut dalam kurun waktu 1993 hingga 2002. Posisinya di Barcelona nyaris tak tergantikan, dan Sergi memiliki andil besar dalam membawa klub tersebut memenangkan tiga gelar La Liga, satu trofi Piala Winners', dan dua trofi Copa del Rey. Pemain ini mengakhiri karirnya di Atletico Madrid pada tahun 2005. Setelah pensiun, ia sempat menjadi pelatih tim Barcelona Youth selama dua musim.


7. Rafael Gordillo


Rafael Gordillo dikenal sebagai seorang bek sayap yang sangat agresif. Ia tak segan-segan membantu penyerangan tim, bahkan mencetak gol. Pemain ini menghabiskan 12 tahun karirnya bersama Real Betis dan tujuh tahun bersama Real Madrid. Prestasi terbaiknya adalah membantu Real Madrid memenangkan La Liga selama lima musim berturut-turut, dari tahun 1985 hingga 1990. Gordillo juga merupakan bagian dari timnas Spanyol yang menjadi runner-up dalam turnamen Euro 1984.


6. Manuel Sanchís


Manuel Sanchis adalah salah satu kapten Real Madrid terbaik sepanjang masa. Pemain ini bergabung bersama Madrid selama 18 tahun, dari tahun 1983 hingga 2001. Ia dikenal sebagai salah satu sweeper terbaik sepanjang masa yang terkadang bisa dimainkan sebagai seorang bek tengah. Sepanjang karirnya, Sanchis memenangkan delapan gelar La Liga, dua trofi Liga Champions, dan dua trofi Copa del Rey. Ia juga terpilih sebagai pemain terbaik Spanyol tahun 1990.


5. Gerard Piqué


Gerard Pique adalah contoh bek tengah yang sempurna. Ia bertubuh tinggi besar, cepat, dan cerdas dalam mengantisipasi serangan lawan. Pemain ini dibesarkan oleh Barcelona Youth Academy dan sempat bermain untuk Manchester United dalam periode 2004-2008. Ia kembali ke Barcelona di musim panas 2008, di mana ia memenangkan empat gelar La Liga, dua trofi Liga Champions, dan dua trofi FIFA Club World Cup. Pique juga terpilih sebagai La Liga Best Defender tahun 2010.


4. José Antonio Camacho


Sebelum dikenal sebagai salah satu pelatih tersukses di Spanyol, Jose Antonio Camacho dulunya adalah seorang bek kiri yang sangat tangguh. Ia menjadi bek andalan Real Madrid selama 15 tahun, dari tahun 1974 hingga 1989. Bersama El Real, Camacho memenangkan sembilan gelar La Liga, lima trofi Copa del Rey, dan dua trofi Liga Champions. Ia juga bermain dalam 81 pertandingan internasional bersama timnas Spanyol dan membawa negaranya menjadi runner-up Euro 1984.


3. Sergio Ramos


Sergio Ramos adalah salah satu contoh defender yang sempurna. Ia bisa bermain sebagai seorang bek tengah, bek sayap, maupun sweeper dengan sama baiknya. Ramos juga sangat cepat dan tangguh dalam bola-bola atas, serta sering mencetak gol-gol penting. Pemain ini dibeli Real Madrid dari Sevilla pada tahun 2005, dan sejauh ini sudah memenangkan tiga gelar La Liga dan dua trofi Copa del Rey. Ramos juga menjadi andalan barisan pertahanan tim Spanyol yang berhasil menjuarai dua turnamen Euro dan satu turnamen Piala Dunia.


2. Fernando Hierro


Tak hanya tangguh dalam bertahan, Fernando Hierro juga tercatat sebagai salah satu defender yang paling produktif dalam mencetak gol. Bek tengah ini dikenal sebagai eksekutor penalti dan tendangan bebas yang sangat handal selama bermain di Real Madrid dalam periode 1989 hingga 2003. Ia bahkan pernah mencetak hattrick dalam pertandingan melawan Real Zaragoza pada tahun 2002. Karir Hierro di Madrid juga cukup gemilang, di mana ia memenangkan lima gelar La Liga, tiga trofi Liga Champions, dan dua trofi Intercontinental Cup.


1. Carles Puyol


Berbicara soal loyalitas dan kualitas sebagai seorang defender, Carles Puyol sangat pantas dimasukkan dalam jajaran atas daftar bek Spanyol terbaik sepanjang sejarah. Pemain ini bermain untuk Barcelona sejak tahun 1999 dan dipercaya menjadi kapten dari tahun 2004 hingga 2014. Selama bermain untuk Barcelona, Puyol memenangkan enam gelar La Liga, tiga trofi Liga Champions, dan dua trofi FIFA Club World Cup. Ia juga memimpin timnas Spanyol menjuarai Euro 2008 dan World Cup 2010.

15 Striker Spanyol Terbaik Dalam Sejarah

Dari masa ke masa, selalu ada striker Spanyol yang penampilannya menuai pujian dari publik internasional. Para striker tersebut tidak hanya piawai dalam mencetak gol, namun juga menyajikan permainan sepakbola yang indah dan enak ditonton. Beberapa dari mereka bahkan berhasil memenangkan penghargaan individual maupun berbagai trofi internasional bersama tim masing-masing.

Di artikel ini, IlmuBola akan membahas profil singkat 15 striker Spanyol terbaik dari masa ke masa, seperti Fernando Torres, Raul Gonzalez, hingga Emilio Butragueno. Di antara nama-nama legendaris ini, siapakah yang menurut anda layak disebut sebagai penyerang Spanyol terhebat?


15. Roberto Soldado


Roberto Soldado adalah seorang striker binaan Youth Academy Real Madrid. Gagal mendapat tempat utama di tim inti Madrid karena kalah bersaing dengan Karim Benzema dan Gonzalo Higuain, Soldado akhirnya memutuskan pindah dari klub tersebut pada tahun 2008. Keputusannya terbukti tepat, karena begitu dipercaya menjadi striker utama di Getafe dan Valencia, Soldado menunjukkan kualitasnya sebagai seorang striker. Ia akhirnya dibeli oleh Tottenham Hotspur pada tahun 2013 dengan nilai transfer yang sangat tinggi, 26 juta Poundsterling.


14. Diego Costa


Diego Costa adalah seorang pemain Brazil yang memutuskan berganti kewarganegaraan Spanyol. Ia pada awalnya dipersiapkan sebagai pelapis duet utama Atletico, Sergio Aguero dan Diego Forlan. Pemain ini mulai mencuri perhatian sejak dipercaya menjadi striker utama Atletico Madrid pada musim 2012-2013, musim di mana ia memiliki peran yang cukup penting dalam membantu Atletico menjuarai UEFA Cup dan Copa Del Rey.


13. Pedro Rodríguez Ledesma


Pedro adalah seorang winger yang cepat, tajam, dan produktif dalam mencetak gol. Ia dipercaya menjadi andalan di lini depan Barcelona sejak tahun 2009, mendampingi Lionel Messi, Iniesta, Alexis Sanchez, dan David Villa. Pedro juga merupakan bagian vital dari tim Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2010 dan Euro 2012. Bersama Barcelona, Pedro sudah memenangkan dua gelar La Liga, dua trofi Liga Champions, dan dua trofi FIFA Club World Cup.


12. Julio Salinas


Julio Salinas adalah striker Spanyol yang memiliki karakteristik sempurna sebagai seorang target man. Ia bertubuh tinggi besar, kuat, dan sangat efektif dalam mengubah peluang menjadi gol. Pemain ini menjadi bagian dari dream team Barcelona di akhir 1980-an bersama nama-nama besar lainnya seperti Jose Mari Bakero dan Begiristain. Selama memperkuat Barcelona dari tahun 1988 hingga 1994, Salinas memenangkan empat gelar La Liga dan satu trofi Liga Champions.


11. Fernando Morientes


Duet Fernando Morientes dan Raul Gonzalez merupakan salah satu duet striker terbaik yang pernah dimiliki oleh Real Madrid. Duet ini berperan besar dalam membawa Madrid memenangkan tiga trofi Liga Champions dan dua gelar La Liga. Ketika bermain untuk Madrid, Morientes selalu menunjukkan kualitasnya sebagai seorang striker, bahkan sempat menjadi top skorer Liga Champions tahun 2004. Setelah kecewa dengan manajemen Madrid yang mendatangkan Michael Owen, Morientes akhirnya memutuskan untuk pindah dari klub ini pada tahun 2005.


10. Fernando Torres


Walaupun penampilannya kerap tidak konsisten, Fernando Torres adalah seorang striker yang kemampuannya layak dipuji. Ia sudah dipercaya menjadi striker Atletico Madrid saat masih berusia 17 tahun, berperan cukup  besar dalam memperbaiki reputasi Atletico sebagai salah satu klub terbaik La Liga. Penampilan gemilangnya bersama Atletico membuat Torres dibeli Liverpool, tempat di mana ia benar-benar menunjukkan ketajamannya dalam mencetak gol. Torres akhirnya pindah ke Chelsea, di mana ia memenangkan satu trofi Liga Champions dan satu gelar Premier League. Tak hanya itu, bersama timnas Spanyol, Torres memenangkan dua trofi Euro, satu trofi Piala Dunia 2010, dan berhasil menjadi top skorer dalam Euro 2012 dan Piala Konfederasi 2013.


9. César Rodríguez


Cesar sempat menjadi top skorer sepanjang masa Barcelona selama berpuluh-puluh tahun, dengan catatan 232 gol dalam 351 pertandingan. Pemain ini bermain untuk Barcelona dari tahun 1939 hingga 1955 dan memenangkan lima gelar La Liga. Sepanjang karirnya, Cesar dikenal sebagai seorang striker yang sering mencetak gol dari situasi tendangan pojok. Pemain ini juga satu kali menjadi top skorer Liga Spanyol pada musim 1948-49.


8. Santillana


Santillana adalah salah satu striker terbaik Real Madrid yang bermain untuk klub ini selama 17 tahun. Walaupun tubuhnya tidak terlalu tinggi, Santillana sangat sering mencetak gol dengan sundulan kepala. Karirnya bersama Real Madrid benar-benar gemilang, di mana ia berhasil memenangkan sembilan gelar Liga Spanyol, empat trofi Copa del Rey, dan dua trofi Piala Champions. Pemain ini juga membawa Spanyol menjadi runner-up dalam Euro 1984.


7. Quini


Quini atau Enrique Castro González adalah salah satu pencetak gol terbaik di Liga Spanyol. Sepanjang karirnya, ia lima kali menjadi top skorer La Liga. Pemain ini menunjukkan performa yang menawan saat membela Sporting Gijon dari tahun 1968 hingga 1980. Sayang, walaupun performa individunya sangat bagus, secara tim Sporting Gijon sangat lemah. Setelah klub ini terdegradasi ke Segunda Division, Quini memutuskan untuk pindah ke Barcelona pada tahun 1980. Di klub ini, ia memenangkan satu gelar La Liga dan satu gelar Winners' Cup. 


6. David Villa


Dengan total 56 gol yang dicetaknya, David Villa memegang rekor sebagai top skorer timnas Spanyol sepanjang masa. Villa adalah contoh seorang striker yang sempurna. Ia adalah seorang target-man yang efektif, dribbler yang cukup bagus, dan dikenal sebagai eksekutor penalti yang handal. Periode karir terbaiknya terjadi bersama Valencia dan Barcelona, di mana Villa memenangkan dua gelar La Liga, satu trofi Liga Champions, dan dua trofi Copa del Rey. 


5. Luis Aragonés


Luis Aragones adalah pemain terbaik Atletico Madrid sepanjang masa. Ia berhasil membawa klub ini memenangkan empat gelar La Liga dan satu trofi Intercontinental Cup. Tak hanya itu, Aragones juga memegang rekor sebagai top skorer Atletico Madrid sepanjang masa, dengan catatan 123 gol dari 256 penampilan. Setelah pensiun sebagai pemain, Aragones menjalani karir yang cukup sukses sebagai pelatih, di antaranya adalah dengan memenangkan Euro 2008 bersama timnas Spanyol.


4. Emilio Butragueño


Butragueno adalah seorang striker bertubuh pendek namun sangat produktif dalam mencetak gol. Ia bermain untuk Real Madrid selama sebelas tahun, dari 1984 hingga 1995. Dalam kurun waktu tersebut, Butragueno memenangkan enam gelar La Liga, dua trofi Liga Champions, empat trofi Supercopa de España, dan dua trofi Copa del Rey. Ia juga menjadi top skorer Liga Spanyol di musim 1990-91 serta membawa timnas Spanyol menjadi runner-up Euro 1984.


3. Alfredo di Stefano


Alfredo di Stefano adalah striker yang lahir di Argentina. Ia mendapatkan kewarganegaraan Spanyol pada tahun 1956 setelah bermain untuk Real Madrid. Penampilannya di klub ini begitu menawan, di mana Di Stefano berhasil memenangkan delapan gelar La Liga dan lima trofi Liga Champions dalam kurun waktu 1953-1964. Ia dianggap sebagai sosok striker yang sangat sempurna, baik dari kemampuan fisik maupun teknik. Selama bermain untuk Madrid, ia juga lima kali menjadi top skorer La Liga dan dua kali dianugerahi penghargaan Ballon d'Or.


2. Telmo Zarra


Dengan total 251 gol yang dicetaknya dari 278 penampilan, Telmo Zarra adalah top skorer Liga Spanyol sepanjang masa. Sebagian besar gol tersebut dicetaknya ketika bermain untuk Atheltic Bilbao dari tahun 1940 hingga 1955. Pemain ini enam kali menjadi top skorer Liga Spanyol dan memenangkan satu gelar La Liga dan lima trofi Copa del Rey bersama Bilbao. Catatan rekornya bersama timnas Spanyol juga cukup impresif, di mana Zarra berhasil mencetak 20 gol dalam 20 pertandingan.


1. Raul Gonzalez


Dari segi prestasi dan skill, tampaknya Raul Gonzalez adalah pemain yang paling pantas menyandang gelar sebagai striker Spanyol terbaik sepanjang masa. Raul adalah legenda Real Madrid, di mana ia mempersembahkan enam gelar La Liga, tiga trofi Liga Champions, dan dua trofi Intercontinental Cup. Tak hanya itu, Raul juga merupakan top skorer El Real sepanjang masa dengan catatan 323 gol serta dua kali menjadi top skorer La Liga.