15 Gelandang Bayern Munich Terbaik Sepanjang Masa

Sebagai salah satu klub terkuat di Eropa, tidak mengherankan bila Bayern Munich memiliki barisan lini tengah yang kuat. Dari masa ke masa, Bayern selalu menyajikan sepakbola menyerang yang indah untuk dinikmati, dan tentu saja keindahan permainan mereka tak bisa lepas dari peran para gelandang. Nah, di artikel ini, IlmuBola akan membahas 15 gelandang Bayern Munich terbaik sepanjang sejarah klub ini.

Selain beberapa nama yang belakangan ini naik daun seperti Franck Ribery dan Arjen Robben, Bayern juga pernah diperkuat oleh gelandang-gelandang kelas dunia seperti Lothar Matthaus, Stefan Effenberg, Mark van Bommel, Uli Hoeness, dan masih banyak lagi. Siapakah di antara mereka yang layak menyandang gelar sebagai gelandang terbaik Munich sepanjang masa?

15. Christian Ziege


Christian Ziege adalah seorang gelandang sayap yang menjadi andalan timnas Jerman dan Bayern Munich di akhir tahun 1990-an. Ia adalah pemain yang memiliki kemampuan crossing akurat dan rajin dalam membantu pertahanan. Selain bermain di Liga Jerman, Ziege juga pernah berkompetisi di Liga Inggris bersama Tottenham Hotspur dan Liverpool. Di Bayern Munich, Ziege memenangkan dua gelar Bundesliga dan satu trofi Piala UEFA.


14. Bernd Dürnberger

Bernd Durnberger adalah seorang pemain berbakat yang sama sekali belum pernah bermain untuk tim nasional Jerman. Ia bahkan memegang rekor sebagai pemain dengan jumlah trofi terbanyak yang tidak pernah bermain di level tim nasional. Total, gelandang tengah ini bergabung dengan Bayern Munich selama tiga belas musim dalam periode 1972-1985. Dalam kurun waktu tersebut, ia memenangkan lima gelar Bundesliga dan tiga trofi Piala Champions.


13. Jens Jeremies

Jens Jeremies merupakan seorang gelandang dengan naluri bertahan yang sangat tinggi. Oleh karena skill defensifnya yang bagus, Jeremies juga sering diposisikan sebagai seorang libero. Sepanjang karirnya, ia dikenal sebagai pemain berstamina tinggi, pantang menyerah, dan handal berperan sebagai perusak serangan lawan. Ia bermain untuk Bayern Munich dalam periode 1998-2006, memenangkan enam gelar Bundesliga dan satu trofi Piala Champions. 


12. Mark van Bommel


Van Bommel adalah tipikal gelandang tengah yang sempurna. Pemain asal Belanda ini tak hanya piawai dalam mengatur serangan, namun juga bisa berperan sebagai gelandang jangkar yang bertugas menghentikan playmaker lawan. Tak hanya itu, ia juga kerap mencetak gol melalui tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti. Selama lima tahun bermain untuk Bayern, van Bommel memenangkan dua gelar Bundesliga dan dua trofi DFB Pokal. Ia juga dianggap sebagai salah satu pemain PSV Eindhoven terbaik sepanjang masa. 


11. Hasan Salihamidžić


Pada awalnya, posisi asli Salihamidzic adalah seorang striker. Pemain ini beralih menjadi gelandang tengah karena dianggap memiliki visi dan kreativitas yang bagus. Pemain asal Bosnia ini bergabung bersama Munich selama sembilan tahun sebelum pindah ke Juventus pada tahun 2007. Walaupun rawan cedera, Salihamidzic tetap menunjukkan penampilan yang konsisten dan tak jarang menjadi super-sub yang menyelamatkan Bayern. Di klub ini, ia memenangkan enam gelar Bundesliga dan satu trofi Liga Champions.


10. Zé Roberto


Cepat, berteknik tinggi, dan memiliki naluri tinggi dalam mencetak gol. Ze Roberto adalah gelandang sayap asal Brazil yang bermain untuk Bayern Munich dalam periode 2002-2009. Ia menjadi andalan lini tengah Bayern bersama pemain-pemain hebat seperti Michael Ballack dan Sebastian Deisler. Walaupun tampil bagus, gaya bermainnya kerap dikritik karena dianggap kurang efektif dan tidak sesuai dengan sepakbola Jerman. Ia pindah dari Bayern ke Hamburger SV pada tahun 2009 dengan status bebas transfer.


9. Arjen Robben


Setelah gagal menunjukkan performa optimal di Real Madrid, Arjen Robben kembali bersinar ketika bergabung dengan Bayern Munich di tahun 2009. Winger asal Belanda ini bisa dengan leluasa memanfaatkan kehebatan dribbling skill-nya bersama Munich. Debutnya di klub ini juga berjalan dengan bagus, di mana Robben memenangkan Bundesliga dan memperoleh penghargaan sebagai Footballer of the Year in Germany. Ia mencetak prestasi yang lebih luar biasa ketika membantu Bayern memenangkan lima gelar di musim 2012-13.


8. Michael Ballack


Walaupun karirnya di Bayern Munich tidak berakhir dengan manis, Michael Ballack tetap layak dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik klub ini. Ballack dibeli dengan harga mahal dari Bayer Leverkusen di tahun 2002. Penampilannya di Bayern benar-benar luar biasa, di mana ia tidak hanya berperan sebagai seorang gelandang yang tangguh, namun juga mesin gol yang produktif. Selama empat musim bermain untuk Bayern, Ballack memenangkan tiga Bundesliga dan tiga trofi DFB Pokal.


7. Stefan Effenberg

Walaupun memiliki temperamen tinggi dan sering membuat masalah, Effenberg juga memiliki leadership skill yang bagus sehingga dipercaya menjadi kapten tim ini setelah Lothar Matthaus pensiun. Berposisi sebagai gelandang tengah, Effenberg merupakan salah satu kunci kekuatan Bayern di akhir tahun 1990-an bersama Oliver Kahn dan Giovanni Elber. Penampilan terbaiknya terjadi di musim 2000-01, di mana ia memimpin Bayern memenangkan Liga Champions sekaligus terpilih sebagai pemain terbaik turnamen tersebut.


6. Franz Roth


Franz Roth adalah seorang gelandang yang dijuluki sebagai "The Bull" (banteng) karena kemampuan fisiknya yang kuat dan larinya yang cepat. Pemain ini menjadi pencetak gol kemenangan Bayern Munich dalam Piala Winners' tahun 1967. Ia juga termasuk dalam generasi keemasan Bayern Munich yang memenangkan tiga Piala Champions berturut-turut dalam periode 1970-an. Di Bayern, Roth bermain dengan pemain-pemain Jerman terbaik sepanjang masa seperti Franz Beckenbauer, Uli Hoeness, dan Gerd Muller.


5. Mehmet Scholl


Mehmet Scholl adalah playmaker andalan Bayern Munich di tahun 1990-an. Gelandang serang asal Jerman ini bergabung bersama FC Hollywood selama 15 tahun sebelum pensiun di tahun 2007. Total, ia memenangkan delapan gelar Bundesliga, lima trofi DFB Pokal, satu trofi Liga Champions, dan satu trofi Piala UEFA. Ia juga menjadi bagian dari timnas Jerman yang menjuarai Euro 1996. Setelah pensiun, Scholl sempat menjadi pelatih Bayern Munich II (tim cadangan Bayern Munich) selama beberapa tahun.


4. Franck Ribery


Franck Ribery dianggap oleh banyak orang sebagai pemain Bayern Munich yang paling bersinar dalam tiga musim terakhir. Gelandang serang asal Perancis ini bahkan beberapa kali dianggap lebih layak memenangkan gelar Ballon d'Or daripada Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo, terutama di tahun 2013 ketika ia memenangkan lima gelar bersama Bayern Munich. Ribery dipuji sebagai seorang pemain berteknik tinggi, dengan kemampuan dribbling yang bagus, kreativitas tinggi, serta passing yang akurat.


3. Paul Breitner


Paul Breitner sering dianggap sebagai pemain Jerman dengan kemampuan dribbling terbaik sepanjang masa. Berposisi sebagai gelandang kiri, Breitner dapat dengan mudah menggiring bola dari sisi luar lapangan, masuk ke dalam kotak penalti, dan diakhiri dengan tendangan yang menghasilkan gol. Tak hanya sukses di Munich, Breitner juga menjuarai Euro 1972 dan World Cup 1974 bersama timnas Jerman, serta menjuarai dua gelar La Liga bersama Real Madrid. Di Munich, ia memenangkan lima gelar Bundesliga, satu trofi Piala Champions, dan menjadi Pemain Terbaik Jerman tahun 1981.


2. Bastian Schweinsteiger


Schweinsteiger adalah contoh gelandang serba bisa yang memiliki kualitas lengkap. Ia bisa bermain di berbagai posisi, mulai dari gelandang sayap, gelandang menyerang, gelandang bertahan, bahkan bisa menjadi seorang second striker. Tak hanya itu, Schweinsteiger juga memiliki kemampuan passing, tackling, dan shooting yang sangat bagus. Ia memiliki stamina tinggi dan tak jarang mencetak gol-gol penting untuk timnya. Sejauh ini, Scheweinsteiger sudah memenangkan tujuh gelar Bundesliga, enam Piala Jerman, dan satu trofi Liga Champions.


1. Lothar Matthäus


Lothar Matthaus adalah legenda sepakbola Jerman yang layak disejajarkan dengan Franz Beckenbauer. Pemain ini memimpin negaranya menjuarai Piala Dunia 1990 dan Euro 1980. Tak hanya itu, karir Matthaus di level klub juga cukup sukses. Total, ia bermain selama 12 tahun untuk Munich, memenangkan tujuh gelar Bundesliga, tiga DFB Pokal, dan satu trofi UEFA Cup. Di akhir karirnya di Bayern Munich, Matthaus berganti posisi dari gelandang serang menjadi seorang libero. Ia pensiun dari dunia sepakbola di klub Amerika Serikat, Metro Stars, pada tahun 2000.

15 Pemain Borussia Dortmund Terbaik Sepanjang Masa

Bundesliga tidak hanya didominasi oleh Bayern Munich saja. Dalam kompetisi ini, ada pula beberapa klub yang memiliki kualitas tingkat dunia, salah satunya adalah Borussia Dortmund. Memang, dari segi gelar Dortmund masih belum bisa menyaingi Munich. Namun klub ini sudah beberapa kali meraih trofi bergengsi, salah satunya adalah trofi Liga Champions yang mereka menangkan di pertengahan tahun 90-an.

Dalam artikel IlmuBola kali ini, kami akan membahas para pemain terbaik Borussia Dortmund sepanjang masa. Tak hanya berasal dari Jerman, ada pula beberapa pemain asing yang berperan besar dalam mengharumkan nama Dortmund di dunia sepakbola. Langsung saja, berikut daftarnya:


15. Jan Koller


Jan Koller adalah seorang striker bertubuh tinggi besar yang bermain untuk Dortmund pada periode 2001-2006. Ia berperan besar dalam membawa klub ini menjadi juara Bundesliga di musim 2001-02. Jan Koller yang memiliki tinggi lebih dari dua meter ini menjadi andalan Dortmund dalam mencetak gol, terutama melalui bola-bola atas. Tak hanya itu, Koller juga beberapa kali dimainkan sebagai seorang penjaga gawang menggantikan kiper utama yang cedera atau dikartu merah.


14. Heiko Herrlich


Striker asal Jerman ini bermain untuk Dortmund selama sembilan tahun, dari 1995 hingga 2004. Herrlich dikenal sebagai seorang striker yang efektif dalam mengubah peluang menjadi gol. Ia mempersembahkan dua gelar Bundesliga dan satu trofi Liga Champions untuk Dortmund. Sepanjang karirnya, Herrlich mencetak 42 gol dari 128 penampilan bersama Dortmund. Sempat didiagnosa menderita tumor otak di tahun 2000, pemain ini ternyata berhasil sembuh dan tetap bermain untuk Dortmund sebelum pensiun pada tahun 2004.


13. Lothar Emmerich


Emmerich adalah satu-satunya pemain Borussia Dortmund yang pernah menjadi top skorer Liga Jerman. Tak hanya sekali, pemain ini bahkan berhasil dua kali berturut-turut menjadi top skorer Bundesliga pada tahun 1966 dan 1967. Selama memperkuat Dortmund selama sembilan tahun, ia mencetak 146 gol dari 248 penampilan. Emmerich juga memenangkan satu trofi Piala Winners' dan satu gelar Bundesliga. Pemain ini termasuk dalam skuad Jerman Barat yang menjadi runner-up di Piala Dunia 1966.


12. Tomáš Rosický


Sebelum bergabung bersama Arsenal, Rosicky adalah seorang playmaker utama Borussia Dortmund. Ia bermain untuk klub ini pada periode 2001-2006. Gelandang Republik Ceko ini dikenal sebagai seorang playmaker yang sangat kreatif dan memiliki umpan-umpan akurat. Ia bahkan dijuluki dengan nama "the little Mozart" karena kemampuannya dalam memimpin rekan-rekannya di lini tengah bagaikan seorang pemimpin orkestra.


11. Christoph Metzelder


Borussia Dortmund telah menghasilkan banyak bek tangguh, salah satunya adalah Christoph Metzelder. Metzelder bisa disebut sebagai bek tengah tersukses dari Jerman di dekade pertama abad ke-21. Ia bermain untuk Dortmund dari tahun 2000 hingga 2007, memenangkan satu gelar Bundesliga untuk Dortmund. Tak hanya itu, Metzelder juga sukses membawa timnas Jerman menjadi runner-up dalam Piala Dunia 2006 dan Euro 2008. 


10. Robert Lewandowski


Robert Lewandowski adalah seorang striker asal Polandia yang hingga saat ini masih bermain untuk Dortmund. Lewandowski dibeli Dortmund dari sebuah klub kecil Polandia pada tahun 2010. Ia mendapatkan kesempatan tampil di tim utama pada tahun 2011, dan kesempatan itu ia manfaatkan dengan sangat baik. Sejak 2011 hingga sekarang, Lewandowski selalu menjadi top skorer Dortmund. Penampilan terbaiknya adalah ketika mencetak empat gol dalam pertandingan semifinal Liga Champions melawan Real Madrid di tahun 2013. Tak hanya itu, Lewandoski juga membawa Dortmund memenangkan dua gelar Bundesliga dan satu trofi DFB Pokal.


9. Jürgen Kohler


Kohler adalah pemain belakang andalan timnas Jerman di tahun 1980-an hingga pertengahan 1990-an. Pemain ini sukses membawa Jerman Barat menjuarai Piala Dunia 1990. Ia dikenal sebagai seorang bek tengah yang sangat tangguh, membuat striker sekelas Maradona dan van Basten tidak berkutik dalam penjagaannya. Kohler bermain untuk Dortmund selama tujuh tahun, memimpin tim ini memenangkan dua gelar Bundesliga dan satu trofi Liga Champions.


8. Stéphane Chapuisat


Hingga saat ini, Chapuisat adalah sosok yang dianggap sebagai pesepakbola Swiss terbaik sepanjang masa. Karir keemasan Chapuisat terjadi saat ia bermain untuk Dortmund dari tahun 1991 hingga 1999. Selama delapan tahun memperkuat Dortmund, Chapuisat memenangkan dua gelar Bundesliga, dua trofi DFB Pokal, dan satu trofi Liga Champions. Ia bermain sebanyak 103 kali untuk timnas Swiss dan mencetak 21 gol. Pemain ini mengakhiri karirnya pada tahun 2006 bersama klub Liga Swiss, Lausanne.


7. Christian Wörns


Worns adalah salah satu bek andalan timnas Jerman di periode tahun 1990-an. Ia berposisi sebagai seorang center back, terkadang bisa pula dimainkan sebagai seorang sweeper. Worns dibeli dari Paris Saint-Germain pada tahun 1999, dan bermain untuk Dortmund selama sembilan tahun sebelum akhirnya pensiun pada tahun 2008. Penampilan solidnya di lini belakang Dortmund berperan besar dalam membawa klub ini menjadi juara Bundesliga pada musim 2001-02.


6. Roman Weidenfeller


Roman Weidenfeller adalah sosok yang dipercaya menjadi penjaga gawang nomor satu Dortmund sejak tahun 2003, menggantikan posisi Jens Lehmann yang pindah ke Arsenal. Sejauh ini, Weidenfeller sudah tampil dalam lebih 300 pertandingan resmi Borussia Dortmund. Selama bermain di klub ini, Weidenfeller memenangkan dua gelar liga dan satu trofi DFB Pokal. Tak hanya dikenal tangguh dalam menjaga gawangnya, Weidenfeller juga memiliki leadership skill yang sangat bagus sehingga dipercaya menjadi wakil kapten Dortmund.


5. Michael Zorc


Dengan total 561 penampilan, Michael Zorc memegang rekor sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak untuk Borussia Dortmund. Gelandang Jerman ini bermain untuk Dortmund selama 17 tahun, dari tahun 1981 hingga 1998. Ia dikenal sebagai seorang pemain yang sering mencetak gol melalui tendangan penalti, dan dengan total 151 gol, Zorc tercatat sebagai top skorer kedua Borussia Dortmund sepanjang masa. Selain memenangkan dua gelar Liga Jerman, Zorc juga menjuarai Liga Champions musim 1996-97.


4. Alfred Preissler


Alfred Preissler adalah striker asal Jerman yang menjadi top skorer Borussia Dortmund sepanjang masa, dengan total 174 gol. Ia bermain untuk Dortmund selama 11 musim dan membawa klub ini menjadi juara Liga Jerman dua tahun berturut-turut pada tahun 1956 dan 1957. Selama masa keemasannya, Preissler dikenal sebagai seorang striker yang cepat, tangguh, dan sangat efektif. Sayang, ia sangat jarang mendapat kesempatan tampil untuk tim nasional Jerman Barat.


3. Andreas Möller


Andreas Moller sering dianggap sebagai "Roberto Baggio-nya Jerman." Ia adalah seorang playmaker dengan kreativitas tinggi dan sangat produktif dalam mencetak gol. Selama enam tahun bermain untuk Dortmund, Moller memenangkan dua gelar Bundesliga dan satu trofi Liga Champions. Ia juga menjadi gelandang andalan timnas Jerman, total tampil sebanyak 85 kali untuk negaranya, mencetak 29 gol, dan membawa Jerman menjuarai Piala Dunia 1990 dan Euro 1996.


2. Matthias Sammer


Matthias Sammer adalah salah satu pemain terbaik Bundesliga sepanjang masa. Pemain ini juga menjadi satu-satunya pemain Dortmund yang pernah memenangkan penghargaan Ballon d'Or. Sammer meraih penghargaan tersebut di tahun 1996, musim di mana ia membawa Dortmund menjadi juara Bundesliga dan memimpin timnas Jerman menjuarai Euro 1996. Sepanjang karirnya, Sammer dikenal sebagai seorang libero yang tangguh, kuat, dan cukup produktif dalam mencetak gol.


1. Stefan Reuter


Meninjau performa, prestasi, dan loyalitas; tampaknya Reuter adalah sosok yang paling tepat dinobatkan sebagai pemain terbaik Dortmund sepanjang masa. Bek tengah asal Jerman ini bermain untuk Dortmund pada periode 1992-2004. Sepanjang karirnya, ia memenangkan lima gelar Bundesliga, dua sebagai pemain Bayern Munich, dan tiga sebagai pemain Dortmund. Reuter juga memiliki peran vital dalam membawa Jerman menjuarai Piala Dunia 1990 dan Piala Eropa 1996. Reuter dikenal sebagai salah satu bek tengah tercepat di dunia, di mana ia mampu menempuh jarak 100 meter hanya dalam waktu 11 detik.

16 Striker Bayern Munich Terbaik Sepanjang Sejarah

Tak bisa diingkari, Bayern Munich adalah klub tersukses dan terkuat dalam sejarah Liga Jerman. Sejak dulu, klub ini selalu mendominasi perebutan gelar juara Liga Jerman, bersaing dengan klub-klub yang berbeda seperti Borussia Mönchengladbach, Bayer Leverkusen, Borussia Dortmund, Werder Bremen, dan masih banyak klub lainnya.

Salah satu faktor yang paling berperan dalam kejayaan Bayern Munich adalah para striker hebat yang memperkuat klub ini dari masa ke masa. Mereka sangat produktif dalam mencetak gol dan gol-gol tersebut adalah kunci keberhasilan Munich menguasai persepakbolaan Jerman, Eropa, bahkan dunia.

16. Miroslav Klose


Klose adalah seorang striker yang sangat tajam. Ia merupakan top skorer timnas Jerman dengan 68 gol serta selalu berhasil membawa negaranya setidaknya masuk ke babak semifinal dalam tiga Piala Dunia yang diikutinya. Bersama Bayern Munich, Klose mempersembahkan dua gelar Bundesliga dan dua trofi DFB Pokal. Sayang, penampilan individunya untuk Bayern yang berlangsung dalam periode 2007-2011 tidak terlalu maksimal karena ia sering dilanda cedera. Total, Klose hanya mencetak 24 gol dari 98 pertandingan bersama Bayern.


15. Jurgen Klinsmann


Karir Klinsmann di Bayern Munich cukup pendek, hanya berlangsung dari tahun 1995 hingga 1997. Dalam kurun waktu dua tahun tersebut, Klinsmann berhasil memenangkan satu gelar Bundesliga dan satu trofi Piala UEFA. Klinsmann juga mencatat rekor dalam turnamen Piala UEFA di mana ia berhasil mencetak 15 gol dalam 12 pertandingan. Selama dua tahun bergabung bersama Munich, ia selalu menjadi top skorer tersebut. Klinsmann akhirnya meninggalkan Bayern pada tahun 1997 untuk bergabung dengan klub Italia, Sampdoria.


14. Roy Makaay


Roy Makaay adalah seorang striker Belanda yang dibeli Bayern Munich dari Deportivo La Coruna setelah ia berhasil menjadi top skorer La Liga pada tahun 2003. Keputusan tersebut ternyata tidak mengecewakan, karena Makaay tampil cukup gemilang bersama Bayern dan berhasil memenangkan dua gelar Bundesliga dan dua trofi DFB Pokal. Sepanjang bermain untuk Bayern dalam periode 2003-2007, Makaay mencetak 78 gol dari 129 penampilan.


13. Michael Rummenigge


Michael Rummenigge adalah adik kandung dari striker legendaris Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge. Ia kerap dibanding-bandingkan dengan sang kakak yang merupakan legenda hidup Bayern. Walaupun tidak bisa tampil lebih hebat dari kakaknya, Michael menunjukkan penampilan yang cukup solid sebagai seorang striker. Bersama Bayern Munich, ia menjuarai tiga gelar Bundesliga dan dua trofi DFB Pokal. Sepanjang karirnya dalam periode 1982-1988, Michael mencetak 44 gol dari 152 penampilan.


12. Luca Toni


Luca Toni adalah salah satu striker terbaik Italia yang pernah bermain untuk Bayern Munich pada periode 2007-2010. Ia menjadi top skorer Liga Jerman pada tahun pertamanya bergabung bersama Bayern dan mempersembahkan satu gelar Bundesliga dan satu trofi DFB Pokal. Sayang, ia gagal bersinar di musim-musim selanjutnya karena banyak dilanda cedera. Akhirnya, pemain ini dipinjamkan ke AS Roma pada musim 2009 sebelum pindah secara permanen ke Genoa pada tahun 2010.


11. Carsten Jancker


Carsten Jancker adalah seorang striker bertubuh tinggi besar yang menjadi andalan Bayern Munich untuk mencetak gol melalui bola-bola atas. Jancker bermain untuk Bayern Munich selama enam tahun dari 1996 hingga 2002, serta memenangkan empat gelar Bundesliga dan dua trofi DFB Pokal. Sepanjang karirnya di Bayern, ia berduet dengan Giovane Elber, seorang striker asal Brazil terbaik yang pernah bermain di klub tersebut.


10. Alexander Zickler


Zickler adalah seorang super-sub yang menjadi andalan Bayern Munich dalam periode 1993-2005. Striker asal Jerman ini sebenarnya memiliki kemampuan yang bagus, namun karena rentan cedera, ia lebih banyak dimainkan sebagai pemain pengganti. Selama bermain bersama Bayern, Zickler meraih banyak trofi, di antaranya adalah tujuh gelar Bundesliga dan empat trofi DFB Pokal. Ia juga memegang rekor sebagai pemain cadangan yang paling banyak mencetak gol di Bundesliga, dengan total 18 gol dari 102 penampilan sebagai pemain cadangan.


9. Thomas Müller


Pemain asli binaan Youth Academy Bayern Munich ini sudah bersinar sejak usia muda. Muller bahkan menjadi top skorer Piala Dunia 2010 ketika masih berusia 21 tahun. Tak hanya bisa bermain sebagai striker, Muller dikenal memiliki kreativitas tinggi dan passing yang akurat sehingga ia juga sering diposisikan sebagai seorang gelandang menyerang. Bergabung dengan Munich sejak tahun 2008, Muller merupakan bagian generasi emas Bayern Munich di bawah kepelatihan Pep Guardiola yang meraih lima trofi pada musim 2012-2013.


8. Uli Hoeneß


Uli memperkuat Bayern Munich pada periode 1970-1979 dan mempersembahkan tiga gelar Bundesliga untuk klub ini. Ia juga merupakan striker skuad timnas Jerman yang menjadi juara Piala Dunia 1974 dan Euro 1972. Sepanjang karirnya di Bayern, Uli tampil sebagai partner utama Gerd Muller. Ia mencetak 86 gol dari total 239 penampilan.


7. Roland Wohlfarth


Roland Wohlfarth adalah striker Jerman yang menjadi pencetak gol andalan Bayern selama sembilan tahun, dari tahun 1984 hingga 1993. Sepanjang karirnya, ia dua kali menjadi top skorer Liga Jerman dan mencetak total 119 gol dari 254 penampilan bersama Bayern. Ia memenangkan lima gelar Bundesliga dan satu trofi DFB Pokal sebelum pindah dari klub ini ke Saint Etienne pada tahun 1993. Walaupun tampil gemilang di level klub, Wohlfarth sangat jarang tampil bersama timnas Jerman, total hanya bermain sebanyak dua kali.


6. Mario Gomez


Gomez ditransfer dari Stuttgart dengan nilai transfer yang cukup tinggi, mencapai 35 juta Euro. Nilai transfer tersebut memecahkan rekor sebagai transfer tertinggi di Bundesliga pada masanya. Keputusan Bayern untuk membeli Gomez ternyata terbukti tepat, karena ia memberikan kontribusi yang besar untuk klub ini. Gomez membawa Bayern dua kali menjuarai Bundesliga, meraih dua trofi DFB Pokal, dan memenangkan satu trofi Liga Champions. Ia juga menjadi top skorer Bundesliga di tahun 2011. Setelah empat tahun bermain untuk Bayern, Gomez akhirnya pindah ke Fiorentina pada tahun 2013.


5. Claudio Pizarro


Selain Giovane Elber, Pizarro adalah striker asing tersukses yang pernah bermain untuk Bayern Munich. Ia memperkuat Bayern Munich pada periode 2001-2006. Setelah sempat pindah ke Chelsea dan bermain untuk Werder Bremen, Pizarro kembali memperkuat Bayern pada tahun 2012. Selain memenangkan empat gelar Bundesliga, empat trofi DFB Pokal, dan satu trofi Liga Champions; Pizarro juga memegang rekor sebagai pemain asing paling banyak mencetak gol di Liga Jerman.


4. Giovane Élber


Giovane Elber adalah striker lincah asal Brazil yang bermain untuk Bayern Munich pada tahun 1997 hingga 2003. Ia bahkan terpilih dalam skuad Bayern Munich terbaik sepanjang masa, mendapat kehormatan bersanding dengan striker legendaris seperti Rummenigge dan Gerd Muller. Sepanjang enam tahun bermain untuk Bayern, Elber mencetak 92 gol dari 169 penampilan. Ia juga sukses membawa Bayern memenangkan empat gelar Bundesliga dan satu trofi Liga Champions.


3. Dieter Hoeneß


Dieter Hoeneß dikenal sebagai sosok striker yang sangat kuat dalam berduel di kotak penalti dan sering mencetak gol melalui sundulan kepala. Ia adalah tipe target-man sempurna yang bermain untuk Bayern Munich dalam periode 1979-1987. Selama delapan tahun bermain untuk Bayern, ia memenangkan lima gelar Bundesliga dan tiga trofi DFB Pokal. Dieter adalah adik kandung dari Uli Hoeneß yang juga dikenal sebagai salah satu striker terbaik Bayern Munich.


2. Karl-Heinz Rummenigge


Rummenigge adalah seorang striker Jerman yang dikenal memiliki kemampuan dribbling yang sangat bagus. Ia bermain untuk Bayern Munich dari tahun 1974 hingga 1984 serta sempat menjadi kapten klub selama satu tahun. Rummenigge membawa Munich memenangkan dua trofi Piala Champions dan dua gelar Bundesliga. Ia juga menjadi top skorer Bundesliga sebanyak tiga kali dan terpilih sebagai pemain terbaik Eropa pada tahun 1980, tahun yang sama di mana ia membawa timnas Jerman Barat menjuarai turnamen Euro.


1. Gerd Muller


Tak hanya di Bayern Munich, Gerd Muller adalah seorang striker terbaik dalam sejarah sepakbola. Penyerang ini dikenal sebagai seorang pencetak gol yang luar biasa. Muller tujuh kali menjadi top skorer Bundesliga dan gol-golnya membantu Bayern memenangkan empat gelar Bundesliga, empat trofi DFB Pokal, dan tiga trofi Piala Champions. Tak hanya itu, Muller juga berperan penting dalam membawa Jerman menjadi juara Piala Dunia 1974 dan Piala Eropa 1972. Selama 15 tahun berkarir bersama Bayern dari tahun 1964-1979, Muller mencetak 365 gol dari 427 penampilan, membuatnya menjadi top skorer sepanjang masa klub ini.

15 Pemain Bundesliga Terbaik Dalam Sejarah

Bundesliga atau divisi teratas dalam Liga Jerman adalah sebuah kompetisi sepakbola yang memiliki sejarah yang cukup panjang. Liga ini memang tidak semeriah Liga Inggris atau Liga Spanyol, namun jangan salah, klub-klub Jerman sangat sering merajai persepakbolaan Eropa, bahkan dunia. Walaupun tidak glamor, Bundesliga adalah sebuah kompetisi yang sangat berkualitas.

Dalam catatan sejarah Bundesliga, ada beberapa pemain yang layak mendapatkan gelar sebagai yang terbaik sepanjang masa. Pemain-pemain ini memiliki torehan prestasi yang luar biasa, baik secara individu maupun bersama tim masing-masing. Langsung saja, berikut daftar 15 pemain terbaik Bundesliga sepanjang masa:

15. Michael Ballack


Michael Ballack adalah seorang gelandang tengah yang tiga kali terpilih menjadi Pemain Terbaik Jerman selama memperkuat Bayer Leverkusen dan Bayern Munich. Tak hanya di level klub, pemain ini juga bersinar di level tim nasional, di mana ia mampu mengantar Jerman masuk ke babak final Piala Dunia 2002. Prestasi terbaiknya di Bundesliga terjadi dalam kurun waktu 2002 hingga 2005, di mana Ballack mampu membawa Bayern Munich menjuarai tiga gelar Liga Jerman dan tiga gelar Piala Jerman.


14. Karl-Heinz Korbel


Karl-Heinz Korbel adalah seorang pemain yang memegang rekor jumlah penampilan terbanyak di Liga Jerman. Total, pemain ini tampil sebanyak 602 kali dalam periode 1972 hingga 1991. Hebatnya lagi, seluruh penampilan tersebut ia lakukan untuk satu klub saja, Eintracht Frankfurt. Pemain yang berposisi sebagai bek ini juga sudah mempersembahkan empat gelar DFB Pokal untuk klubnya, serta sebuah trofi Piala UEFA pada musim 1979-1980.


13. Manfred Kaltz


Manfred Kaltz merupakan seorang pemain yang sangat loyal, di mana ia menghabiskan 20 tahun karir profesionalnya sebagai pemain Hamburger SV. Total, pemain ini tampil sebanyak 581 kali di Bundesliga. Manfred yang berposisi sebagai fullback ini juga memiliki catatan prestasi yang cukup gemilang, di mana ia mampu membawa Hamburg menjuarai tiga gelar Bundesliga, dua gelar DFB Pokal, dan satu Piala UEFA. Manfred tergabung dalam skuad timnas Jerman yang menjuarai Piala Eropa tahun 1980.


12. Lothar Matthaus


Matthaus adalah sosok karismatik yang berperan besar dalam kesuksesan tim nasional Jerman merajai turnamen internasional di tahun 1980-an hingga pertengahan 1990-an. Di level klub, pemain ini juga sudah memenangkan berbagai turnamen. Setelah sempat keluar dari Jerman selama empat tahun untuk bermain bersama Inter Milan, Matthaus memutuskan untuk kembali ke Bayern Munich, klub yang membesarkan namanya. Di Liga Jerman, Matthaus memenangkan tujuh gelar Bundesliga, tiga gelar DFB Pokal, dan satu gelar Piala UEFA.


11. Klaus Fischer


Klaus Fischer adalah top skorer Bundesliga kedua sepanjang masa, dengan catatan 268 gol. Karirnya di Bundesliga dilalui bersama empat klub yang berbeda, TSV 1860 München, FC Schalke 04, 1. FC Köln, dan VfL Bochum. Ia memenangi dua gelar liga Jerman dan satu kali mencatatkan diri sebagai top skorer pada musim 1975-76 dengan 29 gol. Pemain ini juga bermain cukup baik bersama tim nasional Jerman Barat, dengan catatan rekor 32 gol dalam 45 penampilan.


10. Berti Vogts


Vogts adalah seorang pemain belakang yang bertubuh kecil, namun kehebatannya sangat disegani oleh lawan-lawannya. Pemain ini menghabiskan seluruh 14 tahun karirnya sebagai pemain Borussia Mönchengladbach. Di Bundesliga, Vogts total bermain sebanyak 419 kali dan mencetak 32 gol. Ia lima kali membawa Borussia Mönchengladbach menjadi juara Bundesliga, dan merupakan bagian penting dalam timnas Jerman Barat yang menjuarai Piala Dunia 1974.


9. Matthias Sammer


Walaupun di tim nasional Jerman nama Matthias Sammer selalu berada di bawah bayang-bayang Lothar Matthaus, sweeper yang satu ini memiliki catatan statistik yang cukup bersinar di Bundesliga. Masa-masa keemasannya berlangsung di pertengahan tahun 90-an, di mana Sammer mampu membawa Borussia Dortmund dua kali menjuarai Bundesliga dan satu kali juara Liga Champions. Tak hanya itu, Sammer bahkan sempat terpilih sebagai Pesepakbola Terbaik Eropa pada tahun 1996.


8. Oliver Kahn


Sosoknya yang tinggi besar dan berwajah sangar membuat gawang Bayern Munich terlihat makin sulit untuk ditembus. Kahn adalah salah satu kiper terbaik yang pernah bermain di Bundesliga. Ia juga memegang rekor sebagai pemain ketiga terbanyak yang pernah tampil di Liga Jerman, dengan catatan 557 penampilan. Karirnya juga bergelimang prestasi, di mana ia mampu membawa Munich 8 kali menjuarai Bundesliga, 6 kali juara Piala Jerman, dan satu kali menjadi juara Liga Champions.


7. Ulf Kirsten


Ulf Kirsten adalah seorang pemain legendaris dari Bayer Leverkusen. Pemain yang lahir di bagian timur Jerman ini adalah sosok yang sangat berbahaya di dalam kotak penalti. Penyelesaian akhrinya sangat efektif, dan ia juga memiliki kemampuan mengeksekusi set-piece dengan sangat baik. Walaupun mencetak banyak gol, Ulf Kirsten terbilang minim prestasi. Ia hanya mampu satu kali membawa Bayer Leverkusen menjadi juara Bundesliga di musim 1992-93.


6. Sepp Maier


Jika ada penjaga gawang Jerman yang lebih hebat dari Oliver Kahn, maka penjaga gawang tersebut adalah Sepp Maier. Ia menjadi penjaga gawang utama Bayern Munich dari tahun 1962 hingga 1979. Total, Maier bermain sebanyak 536 kali di Bundesliga. Ia menyumbangkan empat gelar Liga Jerman dan satu gelar Liga Champions. Maier juga tiga kali terpilih menjadi pemain terbaik Jerman dan merupakan skuad inti yang membawa Jerman Barat menjadi juara Piala Dunia 1974 dan juara Piala Eropa 1972.


5. Gunter Netzer


Netzer adalah salah satu playmaker terbaik dunia yang menghabiskan 10 tahun bermain di Bundesliga untuk klub Borussia Mönchengladbach. Di sana, Netzer mampu mencetak 108 gol dalam 297 penampilan. Tak hanya itu, ia juga membawa Gladbach menjuarai Bundesliga sebanyak dua kali dan sekali keluar sebagai juara Piala Jerman. Penampilan gemilangnya bersama Gladbach membuat Real Madrid membelinya, dan di sana ia mampu memenangkan dua gelar La Liga dan dua gelar Copa del Rey.


4. Jupp Heynckes


Jupp Heynckes adalah top skorer ketiga dalam sejarah Bundesliga, dengan total 220 gol dalam 394 penampilan. Striker produktif ini juga termasuk dalam generasi emas Borussia Mönchengladbach tahun 70-an, di mana ia mampu memenangi empat gelar Bundesliga, satu gelar Piala UEFA, dan satu gelar DFB Pokal. Setelah pensiun sebagai pemain, Heynckes memutuskan untuk berkarir sebagai seorang pelatih. Karirnya sebagai pelatih terbilang sukses, di mana ia mampu membawa klub besar dunia seperti Bayern Munich dan Real Madrid memenangi berbagai gelar.


3. Karl-Heinz Rummenigge


Satu lagi pemain Bayern Munich yang masuk dalam daftar pemain Bundesliga terbaik sepanjang sejarah. Rummenigge menjadi bintang sepakbola Jerman di periode 1970-an hingga 1980-an, di mana ia mampu mencetak 162 gol dalam 310 penampilan. Rummenigge juga merupakan bagian dari timnas Jerman Barat yang menjuarai Piala Eropa tahun 1980 dan menjadi finalis Piala Dunia 1982 dan 1986. Saat ini, Rummenigge menjabat sebagai chairman klub Bayern Munich.


2. Franz Beckenbauer


Kehebatan seorang Franz Beckenbauer memang tak perlu lagi diragukan. Pemain yang berposisi sebagai libero ini memang sosok yang sangat dominan di atas lapangan. Ia memiliki kemampuan untuk menghentikan lawan, mengatur serangan, bahkan cukup sering mencetak gol. Ia empat kali terpilih sebagai pemain terbaik Bundesliga dan mempersembahkan empat gelar Liga Jerman untuk Bayern Munich, dan tiga gelar Liga Champions selama tiga tahun berturut-turut. Tak hanya itu, Beckenbauer juga merupakan bagian penting yang mengantarkan Jerman Barat menjadi juara Piala Dunia 1974. 


1. Gerd Muller


Gelar pemain Bundesliga terbaik sepanjang masa sepertinya pantas untuk disandang oleh Gerd Muller. Muller yang bermain untuk Bayern Munich dalam kurun waktu 1965 hingga 1979 ini adalah top skorer Liga Jerman sepanjang masa, dengan catatan 365 gol. Karirnya sebagai seorang pemain terbilang sangat sukses, baik di level tim nasional maupun level klub. Ia menjadi juara Piala Dunia 1974 dan Piala Eropa 1972 bersama Jerman Barat, serta mempersembahkan empat gelar Bundesliga dan tiga gelar Liga Champions untuk Bayern Munich.