15 Gelandang Belanda Terbaik Sepanjang Masa

Belanda merupakan negara Eropa yang sudah menghasilkan ratusan gelandang berkelas dunia di dunia sepakbola. Para gelandang ini bergabung dengan berbagai klub-klub besar di seluruh penjuru Eropa dan memenangkan berbagai gelar prestisius. Tak hanya sukses di negara dan klub masing-masing, mereka juga meraih berbagai rekor maupun prestasi individual yang membanggakan.

Di antara ratusan gelandang kelas dunia dari Belanda, IlmuBola akan mencoba memilih 15 nama yang dianggap sebagai yang terbaik dan menyusunnya dalam sebuah ranking. Bagaimana pendapat anda tentang ranking yang kami susun berikut? Sampaikan komentar anda jika merasa ada lebih banyak pemain yang seharusnya masuk dalam daftar ini!


15. Aron Winter


Aron Winter adalah seorang gelandang bertahan yang menghabiskan karir sepakbolanya bermain untuk Inter Milan, Lazio, dan Juventus. Ia dikenal sebagai seorang pemain yang menampilkan performa yang konsisten. Di timnas Belanda, Winter bermain dalam 84 pertandingan dan mencetak delapan gol. Ia juga termasuk dalam skuad Belanda yang memenangkan Euro 1988. Prestasi individual terbaik Aron Winter adalah memenangkan gelar Dutch Young Player of the Year di tahun 1986.


14. Ronald de Boer


Ronald de Boer menjalani periode terbaik dalam karirnya ketika bermain untuk Ajax Amsterdam dalam periode 1993-1998. Posisi aslinya adalah seorang gelandang menyerang, namun de Boer juga bisa bermain sebagai seorang penyerang karena naluri mencetak golnya yang tinggi. Sepanjang karirnya, saudara kembar Frank de Boer ini memenangkan lima gelar Eredivisie, satu Piala Champions, satu gelar La Liga, dan satu gelar Liga Skotlandia. Ia juga terpilih sebagai Dutch Footballer of the Year tahun 1994 dan 1996.


13. Willem van Hanegem


Willem van Hanegem merupakan bagian dari generasi emas timnas Belanda di tahun 1970 yang dipimpin oleh pelatih Rinus Michels. Ia dikenal sebagai gelandang tengah dengan kemampuan passing yang akurat dan dribbling yang mengagumkan. Bersama Johan Cruyff dan Johan Neeskens, van Hanegem menjadi andalan negaranya di Piala Dunia 1974 dan Euro 1976. Di level klub, ia meraih berbagai trofi bergengsi bersama Feyenoord; di antaranya adalah tiga gelar Eredivisie, dua KNVB Cup, dan satu trofi Piala Champions.


12. Johnny Rep


Johnny Rep adalah seorang gelandang kanan yang menjadi salah satu andalan timnas Belanda di Piala Dunia 1974 dan 1978. Dalam dua turnamen tersebut, Rep berhasil membantu negaranya menjadi runner-up. Tak hanya itu, ia juga memegang rekor sebagai pemain Belanda paling banyak mencetak gol di turnamen Piala Dunia, dengan total tujuh gol. Rep dikenal sebagai seorang gelandang yang cepat, lincah, bertenaga, dan produktif dalam mencetak gol.


11. Arjen Robben


Arjen Robben adalah sosok sentral yang dianggap sebagai pemain terbaik Belanda di Piala Dunia 2010. Di turnamen tersebut, Robben sukses membantu negaranya melaju ke babak final. Ia dikenal sebagai seorang winger dengan kemampuan dribbling dan teknik yang luar biasa. Tak hanya itu, Robben juga meraih sukses luar biasa di level klub, saat ia bermain bersama PSV, Chelsea, Real Madrid, dan Bayern Munich. Ia sudah memenangkan banyak trofi, di antaranya adalah satu gelar Eredivisie, dua gelar Premier League, satu gelar La Liga, tiga gelar Bundesliga, dan satu trofi Liga Champions.


10. Marc Overmars

Sama seperti Arjen Robben, Marc Overmars adalah seorang winger yang mengandalkan kecepatan lari dan kemampuan dribbling. Ia juga dikenal karena tendangan kaki kirinya yang sangat keras. Sepanjang karirnya, Marc Overmars bermain sebanyak 86 kali dan mencetak 17 gol untuk timnas Belanda. Ia menjalani periode karir yang sukses bersama Ajax Amsterdam dan Arsenal. Salah satu prestasi individu terbaik Marc Overmars adalah terpilih sebagai pemain muda terbaik Piala Dunia tahun 1994.


9. Mark van Bommel


Mark van Bommel adalah tipikal gelandang tengah yang sempurna. Ia bisa menyerang dan bertahan sama baiknya, serta dikenal sebagai eksekutor bola-bola mati yang handal. Tak hanya itu, ia juga memiliki leadership skill yang tinggi sehingga kerap dipercaya tampil sebagai kapten baik di level klub maupun timnas. Dalam periode 12 tahun, ia bermain untuk timnas Belanda dalam 79 pertandingan internasional dan mencetak sepuluh gol. Sepanjang karirnya, van Bommel memenangkan empat gelar Eredivisie (bersama PSV Eindhoven), satu gelar La Liga, satu trofi Liga Champions (bersama Barcelona), satu gelar Serie A (bersama AC Milan), dan dua gelar Bundesliga (bersama Bayern Munich).


8. Phillip Cocu


Salah satu hal terbaik yang dimiliki oleh Phillip Cocu adalah kemampuannya untuk dimainkan di berbagai posisi. Posisi aslinya adalah gelandang bertahan, namun ia bisa juga bermain sebagai bek kiri, winger, atau bahkan penyerang. Di timnas Belanda, Cocu merupakan pemain andalan di paruh kedua tahun 1990-an dan awal 2000-an, di mana posisinya nyaris tidak tergantikan. Ia juga meraih cukup banyak sukses di level klub, terutama saat bermain untuk PSV Eindhoven dan Barcelona dalam periode 1995-2007.


7. Edgar Davids


Edgar Davids dikenal karena memiliki stamina, kecepatan lari, dan kekuatan tendangan yang luar biasa. Ia adalah gelandang bertahan tangguh yang menjadi andalan timnas Belanda di pertengahan tahun 1990-an. Dalam jangka waktu sebelas tahun, Davids bermain 74 kali dan mencetak enam gol untuk timnas Belanda serta mewakili negaranya satu Piala Dunia dan tiga turnamen Euro. Di level klub, ia sukses memenangkan banyak trofi saat bermain untuk Ajax Amsterdam dan Juventus, di antaranya adalah tiga gelar Eredivisie, satu trofi Liga Champions, dan tiga gelar Serie A.


6. Wesley Sneijder


Wesley Sneijder adalah contoh seorang playmaker sempurna. Ia mempunyai long dan short passing yang sangat akurat, naluri mencetak gol yang tinggi, serta kemampuan set-pieces yang handal. Bersama Arjen Robben, Sneijder dianggap sebagai sosok sentral yang sukses membantu Belanda menjadi runner-up di Piala Dunia 2010. Dalam turnamen tersebut, ia bahkan meraih gelar Silver Ball (diberikan untuk pemain kedua terbaik) dan Bronze Shoe (diberikan untuk top skorer ketiga dalam turnamen). Di level klub, periode karir terbaik Sneijder terjadi di musim 2009-10, di mana ia berhasil memenangkan lima gelar bersama Inter Milan.


5. Clarence Seedorf


Clarence Seedorf adalah seorang gelandang legendaris yang meraih prestasi luar biasa di level klub. Ia mencetak rekor sebagai pesepakbola pertama di dunia yang memenangkan empat trofi Liga Champions bersama tiga klub yang berbeda; Ajax Amsterdam, Real Madrid, dan AC Milan. Selain dikenal sebagai seorang gelandang yang serba bisa, Seedorf juga memiliki stamina, kreativitas, dan workrate yang tinggi. Ia mewakili negaranya dalam 87 pertandingan internasional dan mencetak 21 gol.


4. Frank Rijkaard


Kualitas Frank Rijkaard sebagai seorang gelandang bertahan tak perlu lagi diragukan. Ia memiliki tackling, marking, heading, dan power yang luar biasa. Tak hanya itu, passing-passingnya juga sangat akurat dan kerap berbuah gol. Bersama dengan Ruud Gullit dan Marco van Basten, Rijkaard membentuk sebuah trio mematikan yang berperan besar dalam membantu timnas Belanda menjuarai Euro 1988. Trio tersebut juga memimpin AC Milan mendominasi Liga Italia di akhir 1980-an hingga awal 1990-an.


3. Johan Neeskens


Johan Neeskens adalah seorang gelandang tengah yang menjadi partner setia Johan Cruyff di tahun 1970-an. Bersama Cruyff, ia dikenal sebagai pelaksana taktik "total football" yang dirancang oleh pelatih Rinus Michels. Taktik tersebut membuat timnas Belanda dan Ajax Amsterdam sukses mendominasi berbagai turnamen internasional. Selain berstamina tinggi dan memiliki passing akurat, Neeskens juga dikenal sebagai seorang eksekutor tendangan penalti yang handal.


2. Ruud Gullit


Sebuah klub sangat beruntung jika memiliki Ruud Gullit sebagai pemain. Hal ini karena Gullit adalah seorang pesepakbola yang nyaris sempurna. Ia bisa bermain di segala posisi, mulai dari defender hingga striker. Tak hanya itu, ia juga memiliki kemampuan yang seimbang, mulai dari tackling, marking, heading, strength, finishing, dan passing. Gullit adalah figur yang berperan besar membantu negaranya memenangkan Euro 1988. Di level klub, ia meraih tiga gelar Eredivisie, tiga gelar Serie A, dan dua trofi Liga Champions. Ia juga dianugerahi penghargaan Ballon d'Or di tahun 1987.


1. Johan Cruyff


Tak hanya dikenal sebagai seorang pesepakbola, Johan Cruyff adalah seniman dunia sepakbola. Berposisi sebagai seorang gelandang menyerang, Cruyff adalah jenderal sistem "Total Football." Ia menjelajah semua sisi lapangan, seraya menampilkan berbagai teknik-teknik yang indah dan memukau. Dalam kurun waktu 11 tahun, Cruyff mencetak 33 gol dalam 48 pertandingan untuk timnas Belanda serta membawa Belanda menjadi runner-up Piala Dunia 1974. Ia juga memenangkan tiga gelar Ballon d'Or dan sukses membantu Ajax Amsterdam, Barcelona, dan Feyenoord meraih banyak trofi. Tak hanya itu, setelah pensiun Cruyff berkarir sebagai manajer dan menjalani karir yang sangat sukses di Ajax Amsterdam dan Barcelona.

15 Pemain PSV Eindhoven Terbaik Sepanjang Sejarah

Selain Ajax Amsterdam dan Feyenoord Rotterdam, PSV bisa disebut sebagai salah satu klub tersukses di Liga Belanda. Klub ini telah memenangi puluhan gelar juara baik di kompetisi domestik maupun di Liga Eropa. Tak hanya itu, PSV juga telah melahirkan puluhan pesepakbola berkualitas yang mampu bersinar di kompetisi internasional.

Siapa sajakah pesepakbola PSV Eindhoven terbaik sepanjang masa? Pertanyaan inilah yang akan coba dijawab oleh IlmuBola.com dalam artikel kali ini. Di sini, kami menghadirkan daftar 15 pesepakbola yang memiliki peran besar dalam mempersembahkan berbagai trofi bergengsi untuk PSV Eindhoven.


15. Dennis Rommedahl


Dennis Rommedahl bermain untuk PSV dalam periode 1997-2004. Ia berposisi sebagai seorang gelandang kanan yang terkadang bisa dimainkan sebagai seorang striker. Karirnya bersama PSV cukup gemilang, di mana ia mampu memenangkan empat titel Eredivisie. Selama di PSV, Rommedahl dikenal sebagai seorang gelandang sayap yang cepat yang memiliki kemampuan crossing yang akurat. Total, Rommedahl bermain dalam 161 pertandingan dan mencetak 27 gol untuk PSV.


14. Gerald Vanenburg


Vanenburg adalah seorang penyerang sayap kanan yang cukup sukses berkarir di Liga Belanda. Ia memenangkan tiga gelar Eredivisie bersama Ajax Amsterdam dan lima gelar Eredivisie di PSV. Pemain ini berkarir di PSV dari tahun 1986 hingga 1993, mencetak 48 gol dari 199 penampilan. Tak hanya berjaya di kompetisi domestik, Vanenburg juga meraih satu trofi Piala Champions tahun 1988 bersama PSV. Tak hanya itu, ia juga merupakan bagian dari timnas Belanda yang menjuarai Euro 1988.


13. Ronald Koeman


Selama tiga tahun bermain untuk PSV, Ronald Koeman berhasil memenangkan tiga gelar Eredivisie. Tak hanya itu, ia juga membantu klub ini memenangkan satu trofi Piala Champions 1988. Sepanjang karirnya, Ronald Koeman dikenal sebagai salah satu sweeper terbaik di dunia. Ia tangguh dalam bertahan, namun juga sangat aktif dalam membantu penyerangan tim. Ronald Koeman juga merupakan seorang eksekutor tendangan bebas dan tendangan penalti yang cukup handal.


12. RenĂ© van de Kerkhof


Rene van de Kerkhof adalah seorang gelandang kanan yang bermain untuk PSV dalam periode 1973-1983. Ia dikenal sebagai pemain berstamina tinggi dengan daya jelajah yang sangat luas. Selama sepuluh tahun berkarir bersama PSV, van de Kerkhof memenangkan tiga gelar Eredivisie. Ia juga menjadi andalan timnas Belanda dalam turnamen Piala Dunia 1978, turnamen di mana tim tersebut berhasil menjadi runner-up. Sepanjang karirnya, Rene van de Kerkhof mencetak 85 gol dari 278 penampilan untuk PSV.


11. Ruud van Nistelrooy


Sebelum dikenal sebagai striker yang penuh prestasi di dunia internasional, Ruud van Nistelrooy terlebih dahulu menjalani karir sebagai pemain PSV dari tahun 1998 hingga 2001. Ia dua kali mempersembahkan gelar Eredivisie untuk klub ini dan dua kali menjadi top skorer Liga Belanda. Catatan karir terbaik Nistelrooy di PSV terjadi di musim 1998-99 di mana ia mencetak 31 gol dari 34 pertandingan liga. Setelah penampilan gemilangnya bersama PSV, ia pun ditransfer ke Manchester United dengan nilai 14 juta Euro.


10. Romario


Romario adalah satu dari sedikit pemain sepakbola yang berhasil mencetak lebih dari 1.000 gol di sepanjang karirnya. Ia bermain untuk PSV selama lima tahun dalam periode 1988-1993. Di klub ini, Romario memenangkan tiga gelar Eredivisie dan dua trofi Piala KNVB. Tak hanya itu, ia juga tiga tahun berturut-turut menjadi top skorer Liga Belanda, dari musim kompetisi 1988-1989 hingga 1990-1991. Total, Romario mencetak 165 gol dari 167 penampilan di PSV.


9. Willy van de Kerkhof


Willy van de Kerkhof adalah saudara kembar Rene van de Kerkhof. Dibandingkan saudaranya, Willy lebih loyal pada PSV, di mana ia bermain selama 15 tahun, dari tahun 1973 hingga 1988. Ia memenangkan enam gelar Eredivisie dan dua kali membawa timnas Belanda menjadi runner-up Piala Dunia 1974 dan 1978. Dengan total penampilan yang mencapai 481 pertandingan, Willy van de Kerkhof termasuk sebagai salah satu pemain terbanyak yang pernah tampil untuk PSV.


8. AndrĂ© Ooijer


Andre Ooijer adalah seorang pemain asal Belanda yang sering disebut sebagai bek tengah PSV sepanjang masa. Pemain ini bergabung bersama PSV dalam periode 1997-2006 dan memenangkan lima gelar Eredivisie. Selain bisa bermain sebagai seorang bek tengah, Ooijer juga terkadang bisa diposisikan sebagai seorang bek kanan. Pemain ini menjadi pelapis Michael Reiziger dan Jaap Stam di timnas Belanda. Pemain ini mengakhiri karirnya sebagai pesepakbola profesional pada tahun 2012 di klub yang menjadi rival abadi PSV, Ajax Amsterdam.


7. Mark van Bommel


Determinasi dan kepemimpinan Mark van Bommel merupakan salah satu faktor penentu kesuksesan PSV merajai persepakbolaan Belanda di awal tahun 2000-an. Bermain untuk PSV dari tahun 1999 hingga 2005, van Bommel benar-benar menunjukkan peran yang sangat penting. Ia fasih bermain sebagai seorang gelandang bertahan, namun juga sekaligus mengambil posisi sebagai playmaker tim. Selama enam tahun bermain untuk PSV, van Bommel memenangkan empat gelar Eredivisie dan dua kali terpilih sebagai pemain terbaik Belanda.


6. Luc Nilis


Luc Nilis adalah seorang striker asal Belgia yang menjadi salah satu pencetak gol terbanyak PSV Eindhoven. Ia bermain untuk klub ini dalam periode 1994-2000 dan mempersembahkan dua gelar Eredivisie serta dua kali menjadi top skorer Liga Belanda. Selama bermain di PSV, Luc Nilis berduet dengan para striker terbaik di dunia, seperti Ronaldo dan Ruud van Nistelrooy. Total, ia mencetak 129 gol dari 204 penampilan bersama PSV.


5. Hans van Breukelen


Tak hanya di PSV, Hans van Breukelen bahkan layak disebut sebagai salah satu kiper terbaik Belanda. Pemain ini bergabung bersama PSV dalam periode 1984-1994, memenangkan enam gelar Eredivisie dan satu trofi Piala Champions. Tak hanya itu, selama sepuluh tahun memperkuat PSV, van Breukelen empat kali terpilih sebagai kiper terbaik Belanda. Prestasi terbaiknya di level internasional adalah membantu timnas Belanda menjuarai Euro 1988.


4. Phillip Cocu


Phillip Cocu adalah seorang gelandang serba bisa yang dapat diposisikan sebagai gelandang bertahan, gelandang sayap, atau gelandang bertahan. Pemain ini bermain untuk PSV selama enam tahun, mempersembahkan empat gelar Eredivisie dan dua trofi KNVB Cup. Ia juga menjadi pemain andalan di lini tengah timnas Belanda di tahun 1990-an, bersama Edgar Davids, Clarence Seedorf, dan Marc Overmars. Setelah pensiun sebagai pesepakbola profesional, Cocu bekerja sebagai pelatih PSV Eindhoven di tahun 2013.


3. Wim Kieft


Wim Kieft adalah salah satu striker tersukses dalam sejarah Liga Belanda. Total, ia memenangkan enam gelar Eredivisie, tiga bersama Ajax Amsterdam dan tiga lainnya bersama PSV. Pemain ini bermain untuk PSV selama empat tahun dan merupakan salah satu pemain kunci yang membawa timnas Belanda menjuarai Euro 1988. Penampilan terbaiknya untuk PSV terjadi di tahun 1988, di mana ia berhasil meraih treble winners (gelar juara Eredivisie, KNVB Cup, dan Piala Champions) plus menjuarai turnamen Euro.


2. Eric Gerets


Eric Gerets adalah seorang bek kanan asal Belgia yang bergabung bersama PSV selama tujuh tahun, dari tahun 1985 hingga 1992. Keberanian, kekuatan, dan penampilannya yang sangar membuat Gerets dijuluki sebagai "The Lion" dalam periode keemasannya sebagai pesepakbola profesional. Ia juga merupakan kapten PSV Eindhoven saat klub tersebut menjuarai Piala Champions tahun 1988. Selain gelar tersebut, Gerets juga memenangkan enam trofi Eredivisie dan tiga trofi KNVB Cup.


1. Jan Heintze


Jan Heintze adalah Paolo Maldini-nya PSV. Bek kiri asal Denmark ini merupakan pemain paling loyal dan paling sukses yang pernah bermain untuk PSV. Ia memperkuat klub ini selama 16 tahun dan memenangkan sembilan gelar Eredivisie, tiga trofi KNVB Cup, dan satu trofi Piala Champions. Selama aktif bermain, Heintze dikenal sebagai seorang bek kiri yang sangat agresif dan rajin membantu penyerangan. Heintze mengakhiri karirnya sebagai pesepakbola profesional pada tahun 2003 di PSV Eindhoven. Ia menutup karirnya dengan manis, dengan memenangkan gelar juara Eredivisie musim 2002-2003.

15 Striker Belanda Terbaik Dalam Sejarah

Sebagai salah satu negara yang menganut pola sepakbola menyerang, sejak dahulu Belanda selalu memiliki striker-striker yang ditakuti. Mereka adalah pemain-pemain haus gol yang selalu menjadi ancaman bagi bek maupun penjaga gawang lawan. Tak hanya di level tim nasional, para pemain depan Belanda ini juga cukup bersinar di klubnya masing-masing.

Topik tentang 15 striker Belanda terbaik sepanjang sejarah inilah yang akan coba dibahas oleh IlmuBola. Kami akan menyajikan nama-nama penyerang terbaik dari Tim Oranje yang senantiasa menjadi andalan tim untuk meraih kemenangan. Berikut daftarnya:

15. Dirk Kuyt


Dirk Kuyt adalah seorang pemain bertenaga kuda yang memiliki stamina prima. Walaupun pada awalnya berposisi sebagai striker murni, Kuyt kemudian lebih banyak ditempatkan sebagai penyerang sayap yang menyuplai bola-bola matang pada striker utama. Bersama tim nasional Belanda, pemain ini sudah tampil sebanyak 98 kali dan mencetak 24 gol. Statistik ini membuat Kuyt menjadi striker Belanda yang paling banyak memperkuat tim nasional.


14. John Bosman


Bosman sebenarnya adalah seorang striker yang cukup berkualitas namun selalu berada di bawah nama-nama lain yang lebih terkenal. Pemain yang lahir pada tahun 1965 ini dikenal sebagai salah satu andalan Ajax Amsterdam dan Anderlecht. Ia sudah memperkuat tim nasional Belanda sebanyak 30 kali dan membobol gawang lawan sebanyak 17 kali. Walaupun tidak termasuk dalam skuad inti, Bosman termasuk sebagai salah satu pemain yang mengantarkan Belanda menjadi juara Eropa tahun 1988.


13. Klaas-Jan Huntelaar


Striker yang sangat tajam di awal karirnya, namun ketika keluar dari Liga Belanda namanya justru tidak terlalu bersinar. Huntelaar yang sangat tajam ketika tampil bersama Ajax justru tak mampu tampil optimal ketika direkrut oleh klub-klub besar seperti Real Madrid dan A.C. Milan. Namun demikian, tampaknya Huntelaar sedang mencoba mengembalikan ketajamannya lagi bersama klubnya saat ini, Schalke04 di kompetisi Bundesliga.


12. Pierre van Hooijdonk


Salah satu striker yang sangat berbakat dan berbahaya, namun gagal bersinar karena terlalu banyak menimbulkan masalah di luar lapangan. Hooijdonk yang merupakan keturunan Maroko adalah sosok yang ditakuti lawan karena tendangan bebasnya yang mematikan. Ia sudah berkeliling Eropa dan memperkuat klub-klub seperti Glasgow Celtic, Fernebahce, Nottingham Forest, dan Feyenoord. Catatan gol sepanjang karirnya cukup bagus, membobol gawang lawan sebanyak 348 gol dalam 551 penampilan.


11. Abe Lenstra


Di antara striker Belanda lainnya, Abe Lenstra memiliki catatan yang cukup spesial. Ia memiliki rekor rasio gol yang cukup tinggi di antara pemain lain dalam daftar ini. Selama memperkuat tim nasional Belanda pada periode 1940 hingga 1959, Lenstra berhasil mencetak 33 gol dalam 47 penampilan. Ia juga menolak bermain untuk tim nasional jika ia tidak dimainkan di posisi favoritnya, yaitu ujung tombak terdepan. Di level klub, Lenstra adalah pemain yang menjadi salah satu legenda SC Heerenveen.


10. Bep Bakhuys

Bep Bakhuys adalah striker Belanda yang memperkuat Tim Oranje pada periode 1928 hingga 1937. Bep lahir di daerah jajahan Belanda di Indonesia, tepatnya di kota Pekalongan. Catatan rasio golnya merupakan yang tertinggi di antara pemain Oranje lainnya, dengan 28 gol dari 23 penampilan. Striker yang dikenal dengan diving header-nya ini juga menjadi pemain Belanda kedua yang pertama kali bermain di luar negeri, tepatnya untuk klub FC Metz di Perancis.


9. Ruud Gullit


Ruud Gullit sebenarnya bukanlah seorang striker murni. Ia lebih banyak ditempatkan di posisi gelandang, bahkan terkadang bermain sebagai bek. Posisinya yang sangat fleksibel ini membuat Gullit menjadi pemain yang sangat berguna dalam tim. Bersama tim nasional Belanda, Gullit adalah sosok yang menjadi kapten ketika Oranje meraih gelar Piala Eropa tahun 1988. Di level klub, Gullit paling bersinar bersama AC Milan, di mana ia berhasil menyabet scudetto sebanyak tiga kali dan dua kali memenangi Liga Eropa.


8. Rob Rensenbrink


Rensenbrink adalah tandem sejati Johann Cruijff. Ia merupakan salah satu pemain Belanda pertama yang mengenalkan strategi total football. Walaupun lebih banyak beroperasi di sisi sayap kiri lapangan, kemampuan mencetak gol Rensenbrink ketika dipasang sebagai penyerang tengah tidak meragukan. Ia mampu mencetak 208 gol dari total 467 penampilannya sebagai pemain bola profesional. Bersama klub Anderlecht, Rensenbrink dua kali memenangkan Liga Belgia dan satu kali Piala Winners.


7. Ruud van Nistelrooy


Nistelrooy adalah tipe target-man sejati, salah satu contoh striker yang sangat efisien dan kuat di kotak penalti. Pemain ini sangat bersinar ketika bermain untuk PSV Eindhoven, di mana ia mampu mencetak 62 gol dalam 67 penampilan. Karirnya makin cemerlang ketika pindah ke Manchester United, di mana Ruudtje mampu memenangkan satu gelar Premier League, satu gelar top skorer Liga Inggris, dan penghargaan sebagai Pemain Terbaik Liga Inggris. Ia juga menjadi pencetak gol terbanyak dunia versi IFFHS dalam periode tahun 2001 hingga 2010.


6. Faas Wilkes


Wilkes yang bermain untuk Belanda dalam kurun waktu 1946 hingga 1961 ini adalah seorang striker yang sangat brilian, walaupun namanya kerap dilupakan oleh fans. Ia mencetak total 35 gol dari 38 penampilannya bersama Tim Oranje. Tidak seperti kebanyakan pemain Belanda pada masanya, Wilkes menghabiskan sebagian besar waktunya di negeri asing. Ia sempat bermain untuk Inter Milan, Valencia, dan Levante sebelum mengakhiri karirnya bersama Xerxes Rotterdam.


5. Patrick Kluivert


Karakter Kluivert yang liar, bengal, dan kerap membuat masalah ternyata sebanding dengan keganasannya dalam mencetak gol ke gawang lawan. Kluivert saat ini adalah top skorer kedua Belanda sepanjang masa, di mana ia mampu mencetak 40 gol dari 79 penampilan. Kluivert yang juga merupakan salah satu top skorer Euro 2000 ini mengalami masa-masa keemasan dalam karirnya ketika bergabung bersama Ajax Amsterdam, di mana ia mampu memenangi Liga Champions.


4. Dennis Bergkamp


Tak banyak pemain sepakbola yang memiliki talenta seperti seorang Dennis Bergkamp. Sebagai striker, ia adalah sosok yang sangat lengkap. Ia memiliki teknik yang sangat bagus, kemampuan dribbling bola yang memukau, dan penyelesaian akhir yang efisien. Tak heran jika selama bertahun-tahun, posisi Bergkamp di tim nasional sama sekali tidak tergantikan. Bergkamp adalah bagian dari Generasi Emas Arsenal yang mampu mengantarkan klub tersebut memenangkan tiga gelar Premier League.


3. Robin van Persie


Dengan catatan 41 gol (dan masih bisa terus bertambah), van Persie adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional Belanda. Pemain yang dibesarkan oleh Arsene Wenger ini memang sosok yang sangat mematikan jika bisa bermain fit. Ia memiliki kecepatan, teknik, dan power yang sangat luar biasa. Walaupun masih tergolong miskin trofi, penghargaan individual yang diterimanya sudah cukup banyak, salah satunya adalah dua kali menjadi top skorer Premier League.


2. Marco van Basten



Marco van Basten memiliki potensi untuk menjadi sosok sehebat Pele atau Maradona jika saja ia tidak harus pensiun muda karena cedera parah. Bersama Ruud Gullit dan Frank Rijkaard, van Basten adalah andalan AC Milan dan tim nasional Belanda di periode awal 90-an. Gaya bermainnya dianggap seperti seorang seniman bola, di mana ia mampu mencetak puluhan gol-gol indah dan dengan mudah memperdayai pemain bertahan lawan. Sepanjang karirnya, van Basten mampu mencetak 218 gol dari 280 penampilan.


1. Johan Cruyff



Daripada disebut sebagai seorang ujung tombak, Cruyff sebenarnya lebih tepat dimasukkan ke dalam kategori sebagai playmaker atau dirigen tim. Walaupun demikian, peranannya sebagai seorang pengatur serangan tidak menghalanginya untuk mencetak banyak gol. Sebagai pemain, Cruyff mampu meraih 8 gelar juara Liga Belanda, satu gelar juara La Liga, dan tiga kali meraih Ballon d'Or. Catatannya sebagai manajer pun cukup impresif, di mana Cruyff mampu mengantarkan Barcelona menjuarai La Liga sebanyak empat kali, plus sekali juara Piala UEFA.