16 Pesepakbola Olympique Lyonnais Terbaik Dalam Sejarah

Dalam 15 tahun terakhir, Olympique Lyonnais bisa disebut sebagai klub tersukses di Liga Perancis. Klub ini memenangkan gelar juara Ligue 1 tujuh musim berturut-turut, sebuah prestasi yang sulit disamai oleh klub manapun di dunia sepakbola. Tak hanya itu, Lyon juga membina banyak pemain menjadi seorang bintang, seperti Hugo Lloris, Michael Essien, Sidney Govou, Juninho Pernambucano, Karim Benzema, dan masih banyak lagi.

Dalam artikel ini, kami akan menyajikan daftar 16 pesepakbola terbaik yang pernah bermain untuk Lyon. Tak hanya berasal dari generasi emas Lyon dalam dekade pertama tahun 2000-an, ada juga pemain yang berasal dari generasi terdahulu, seperti Fleury Di Nallo, Raymond Domonech, dan Serge Chiesa.

16. Michael Essien


Michael Essien berkolaborasi dengan Juninho, Mahamadou Diarra, dan Edmilson dalam memperkuat lini tengah Lyon pada periode 2003-2005. Walaupun hanya dua tahun bermain untuk klub ini, Essien menunjukkan performa yang menawan dan berkesan. Ia membantu timnya memenangkan dua gelar Liga Perancis sekaligus dianugerahi penghargaan 2005 UNFP Ligue 1 Player of the Year. Karirnya yang cemerlang bersama Lyon membuatnya ditransfer oleh Chelsea dengan nilai 24,4 juta poundsterling.


15. Lisandro López


Lisandro Lopez adalah striker andalan Lyon yang bermain dari tahun 2009 hingga 2013. Ia dibeli dari Porto untuk menggantikan Karim Benzema yang pindah ke Real Madrid. Lopez menunjukkan performa yang bagus sejak musim pertamanya bersama Lyon, dan selama tiga tahun karirnya di klub tersebut, ia memenangkan satu gelar Coupe de France. Sama seperti Michael Essien, Lopez juga memenangkan penghargaan UNFP Player of the Year di tahun 2010.


14. Kim Källström


Kim Kallstrom adalah seorang playmaker yang dianggap sebagai salah satu pesepakbola Swedia terbaik sepanjang masa. Ia bergabung dengan Lyon di tahun 2006, dibeli dari Rennes. Selama enam tahun bermain untuk Lyon, Kallstrom memenangkan dua gelar Ligue 1 dan dua Coupe de France. Kallstrom dikenal sebagai seorang gelandang tengah yang sangat komplit. Ia memiliki passing akurat, kreatif, dan juga mampu bertahan dengan baik.


13. Raymond Domenech


Raymon Domenech bergabung dengan Lyon dalam periode 1969-1977. Ia berposisi sebagai seorang bek sayap dan mempersembahkan satu trofi Coupe de France untuk klubnya pada tahun 1973. Selama delapan tahun bermain untuk Lyon, ia bermain dalam 255 pertandingan dan mencetak sepuluh gol. Sepanjang karirnya, ia juga delapan kali mewakili negaranya dalam pertandingan internasional. Setelah pensiun, Domenech sempat menjadi pelatih Lyon selama empat tahun, dari 1989 hingga 1993. 


12. Hugo Lloris


Hugo Lloris bergabung dengan Lyon di tahun 2008, menggantikan peran kiper legendaris Gregory Coupet. Ia tampil gemilang sejak musim perdananya, dan tiga kali terpilih sebagai Ligue 1 Goalkeeper of the Year selama bermain untuk Lyon. Di musim 2009-10, Lloris bahkan mencatat delapan clean sheets berturut-turut. Penampilan gemilangnya membuat ia dipinang oleh Tottenham Hotspur pada tahun 2012 dengan nilai transfer 10 juta poundsterling.


11. Mahamadou Diarra


Diarra adalah penyeimbang lini tengah Lyon. Ia bergabung dengan klub ini dari tahun 2002 hingga 2006, memenangkan empat gelar Ligue 1. Kolaborasinya dengan Michael Essien dianggap sebagai salah satu kombinasi gelandang bertahan terbaik dalam sejarah Liga Perancis. Selama empat tahun bermain untuk Lyon, Diarra tampil dalam 123 pertandingan dan mencetak tujuh gol. Ia pindah ke Real Madrid pada tahun 2007 dengan nilai transfer 40 juta Euro.


10. Sonny Anderson


Sonny Anderson adalah salah satu pemain pertama yang merintis generasi emas Lyon. Ia bermain untuk klub ini dalam periode 1999-2003, memenangkan dua gelar Ligue 1 dan dua kali menjadi top skorer kompetisi ini. Tak hanya memiliki skill dribbling yang bagus, Sonny Anderson juga dikenal sebagai seorang pencetak gol yang efisien. Selama empat tahun bermain untuk Olympique Lyonnais, Anderson mencetak 71 gol dalam 110 pertandingan liga.


9. Anthony Réveillère


Selama sepuluh tahun bermain untuk Lyon dari 2003 hingga 2013, posisi Anthony Reveillere sebagai bek kanan nomor satu klub ini nyaris tidak tergantikan. Ia memiliki kontribusi besar dalam mempersembahkan lima gelar Ligue 1 dan dua trofi Coupe de France untuk klubnya. Sebagai seorang defender, Reveillere selalu menunjukkan performa yang solid dan stabil. Ia memiliki stamina tinggi dan cukup rajin maju ke depan untuk membantu penyerangan.


8. Florent Malouda


Selain Franck Ribery, Florent Malouda adalah gelandang Perancis paling sukses dalam satu dekade terakhir. Ia melalui periode karir yang gemilang bersama Lyon dan Chelsea, memenangkan berbagai kompetisi domestik maupun internasional. Winger lincah asal Perancis ini bermain untuk Lyon dari tahun 2003 hingga 2007, memenangkan empat gelar Ligue 1. Selama berkarir di klub ini, Malouda mencetak 25 gol dalam 138 penampilan.


7. Karim Benzema


Benzema adalah striker paling menonjol yang pernah bermain untuk Lyon dalam dua dekade terakhir. Ia merupakan pemain yang dilahirkan oleh Lyon Youth Academy, mengawali karirnya di tahun 2004. Periode terbaik dalam karirnya bersama klub ini terjadi di musim 2007-08, di mana ia membantu klubnya menjuarai Ligue 1 sekaligus menjadi top skorer kompetisi tersebut dengan 30 gol. Sepanjang karirnya, Benzema dikenal sebagai seorang striker dengan kemampuan dribbling, kontrol bola, dan finishing yang luar biasa.


6. Bernard Lacombe

Bernard Lacombe merupakan seorang striker Perancis yang bergabung bersama Lyon dalam periode 1969-1978. Selama sembilan tahun bermain untuk klub tersebut, ia mencetak 153 gol dalam 274 penampilan. Tak hanya itu, Lacombe juga mempersembahkan satu trofi Piala Perancis di tahun 1973. Sama seperti Raymond Domenech, Lacombe juga sempat menjadi manajer Lyon setelah pensiun. Ia memegang jabatan tersebut selama empat tahun, dari 1996 hingga 2000.


5. Fleury Di Nallo

Dengan catatan 222 gol, Fleury Di Nallo adalah top skorer Lyon sepanjang masa. Striker asal Perancis ini bermain untuk Lyon dalam periode 1960-1974. Musim pertamanya di klub ini berjalan dengan spektakuler, di mana Di Nallo berhasil mencetak tiga hattrick dan tiga quattrick dalam turnamen Piala Perancis. Oleh suporter klub ini, Di Nallo dijuluki sebagai "Pangeran Kecil dari Garland." Sepanjang karirnya, Di Nallo mempersembahkan tiga trofi Piala Perancis untuk Lyon. 


4. Serge Chiesa

Serge Chiesa adalah pemain dengan jumlah penampilan terbanyak sepanjang masa untuk Lyon, total tampil dalam 541 pertandingan. Playmaker asal Perancis ini menghabiskan seluruh 14 tahun karirnya sebagai pesepakbola profesional bermain untuk Olympique Lyon. Ia dikenal karena kemampuan dribblingnya yang luar biasa, konon lebih hebat dari Michel Platini. Selama bermain untuk Lyon, Chiesa memenangkan satu trofi Coupe de France di tahun 1973.


3. Grégory Coupet


Coupet bergabung dengan Lyon di tahun 1997, di transfer dari klub rival, Saint-Etienne. Selama 11 tahun bermain untuk klub ini, posisinya sebagai kiper nomor satu tim nyaris tidak tergantikan. Coupet berkontribusi besar dalam membantu Lyon memenangkan tujuh gelar Ligue 1 berturut-turut. Ia juga dua kali dianugerahi penghargaan Ligue 1 Keeper of the Year pada tahun 2004 dan 2005. Total, Coupet bermain untuk Lyon dalam 518 pertandingan Ligue 1.


2. Sidney Govou


Dari segi loyalitas dan skill individu, Sidney Govou sangat layak disebut sebagai salah satu pesepakbola terbaik sepanjang masa yang pernah bermain untuk Lyon. Ia dibina secara langsung oleh Lyon Youth Academy dan mengawali debutnya untuk klub ini di tahun 2000. Selama 10 tahun bermain untuk Lyon, Govou mempersembahkan tujuh gelar Ligue 1.  Winger asal Perancis ini juga dikenal sebagai pemain yang memiliki stamina dan teknik luar biasa.


1. Juninho Pernambucano


Juninho Pernambucano adalah seorang seniman di dunia sepakbola. Tak hanya dikenal sebagai seorang playmaker yang hebat, Juninho juga memperoleh reputasi sebagai eksekutor tendangan bebas terbaik dalam sejarah sepakbola. Akurasi tendangan bebasnya mencapai 97%, angka yang hingga kini belum bisa ditandingi oleh pemain mana pun. Selama delapan tahun bermain untuk Lyon dari 2001 hingga 2009, Juninho memenangkan tujuh gelar Ligue 1. Ia juga dianugerahi gelar UNFP Ligue 1 Player of the Year musim 2005-06.

15 Pemain AS Monaco Terbaik Dalam Sejarah Sepakbola

Nama besar AS Monaco sebagai salah satu klub terbaik Liga Perancis tidak perlu diragukan lagi. Klub ini sudah memenangkan tujuh gelar Ligue 1, lima trofi Piala Perancis, dan satu kali menjadi runner-up Liga Champions. Tak hanya itu, belakangan ini AS Monaco menjadi salah satu klub terkaya di dunia setelah diambil-alih oleh bilyuner asal Rusia, Dmitry Rybolovlev.

AS Monaco juga merupakan tempat di mana pesepakbola-pesepakbola terbaik Perancis seperti Thierry Henry, Lilian Thuram, dan David Trezeguet mengawali karir mereka. Nah, kira-kira siapa sajakah pemain terbaik sepanjang masa dari klub ini? Simak artikel dari IlmuBola berikut jika Anda ingin menemukan jawaban yang akurat!


15. Flavio Roma

Flavio Roma adalah kiper asal Italia yang dipercaya mengawal gawang AS Monaco selama delapan tahun, dari 2001 hingga 2009. Penampilannya di klub tersebut sangat konsisten dan ia juga sangat jarang cedera. Karirnya yang konsisten di AS Monaco membuat Roma dipanggil untuk pertama kali ke skuad timnas Italia di tahun 2005, sebagai pelapis Gianluigi Buffon. Sayang, sepanjang karirnya bersama AS Monaco, ia hanya memenangkan satu trofi Coupe de la Ligue tahun 2003.


14. Thierry Henry


Sebelum dikenal sebagai salah satu striker Perancis terbaik sepanjang masa, Thierry Henry mengawali karir profesionalnya bersama AS Monaco. Ia mengawali debutnya di tahun 1994 di bawah kepelatihan Arsene Wenger, dan lebih banyak dimainkan sebagai seorang winger kiri daripada seorang striker. Di tahun 1996, Henry berhasil memperoleh gelar French Young Footballer of the Year dan di musim berikutnya ia berperan besar membantu timnya menjuarai Ligue 1. Selama lima tahun bermain untuk AS Monaco, Henry mencetak 20 gol dalam 105 pertandingan.


13. Lilian Thuram


Sama seperti Thierry Henry, AS Monaco adalah klub pertama Thuram sebagai pesepakbola profesional. Ia tampil dalam pertandingan pertamanya di tahun 1991 dan baru dipercaya tampil sebagai bek utama di akhir tahun 1992. Dengan tubuhnya yang besar dan kemampuan bertahannya yang sangat bagus, Thuram dengan cepat menarik perhatian berbagai klub di luar Perancis. Ia akhirnya ditransfer ke Parma pada tahun 1996. Total, ia bermain dalam 155 pertandingan dan mencetak delapan gol untuk AS Monaco.


12. Fabien Barthez


Periode karir terbaik Fabian Barthez sebagai seorang pesepakbola dilalui bersama AS Monaco. Ia bermain untuk klub ini dalam periode 1995-2000, memenangkan dua gelar Ligue 1. Tak hanya itu, ketika masih berstatus sebagai pemain AS Monaco, Barthez membantu timnas Perancis memenangkan Piala Dunia 1998 dan Euro 2000. Sebagai seorang penjaga gawang, Barthez dikenal sebagai sosok yang sangat eksentrik dan tidak segan untuk keluar dari kotak penalti demi menghalau serangan lawan.


11. Marco Simone

Walaupun hanya dua tahun bermain untuk AS Monaco, striker mungil asal Italia ini memiliki peran yang cukup besar. Musim debutnya di tahun 1999 dilalui dengan gemilang, di mana ia mencetak 21 gol, 15 assists, dan memimpin Monaco menjuarai Ligue 1. Simone dikenal sebagai pemain dengan kemampuan dribbling, teknik, dan kreativitas yang luar biasa. Setelah pensiun, ia sempat menjadi pelatih AS Monaco dari tahun 2011 hingga 2012.


10. George Weah


AS Monaco adalah klub pertama Weah di Liga Eropa, sebelum ia memenangkan berbagai gelar bergengsi bersama Paris Saint-Germain dan AC Milan. Bergabung di tahun 1988, Weah dibeli oleh Arsene Wenger dari Tonnerre Yaoundé, sebuah klub Liga Kamerun. Karirnya di Monaco ternyata berjalan dengan cukup baik, di mana Weah mendapat tempat di tim utama serta berperan penting dalam membantu timnya memenangi Piala Perancis tahun 1991. Total, Weah mencetak 47 gol dalam 103 penampilan bersama AS Monaco.


9. Jean Petit

Berposisi sebagai seorang gelandang, Jean Petit menghabiskan seluruh 13 tahun karir profesionalnya bermain untuk AS Monaco. Periode terbaik dalam karirnya terjadi di tahun 1978, di mana ia membantu Monaco memenangkan Ligue 1 sekaligus bergabung dalam skuad Perancis di Piala Dunia 1978. Setelah pensiun, Petit mendedikasikan karirnya bekerja sebagai pelatih maupun asisten pelatih AS Monaco dari tahun 1987 hingga sekarang.


8. Manuel Amoros

Manuel Amoros adalah bek kanan andalan timnas Perancis di tahun 1980-an. Ia bergabung bersama AS Monaco dari tahun 1980 hingga 1989. Selain memenangkan satu gelar Ligue 1 untuk AS Monaco, ia juga memimpin timnas Perancis meraih gelar juara Euro 1984. Amoros dikenal sebagai seorang defender yang tangguh dan konsisten. Ia bahkan dianugerahi gelar sebagai bek kanan terbaik dalam turnamen Piala Dunia 1986.


7. Ludovic Giuly


Selama enam tahun bermain untuk AS Monaco dari tahun 1998 hingga 2004, Giuly menunjukkan performa yang gemilang. Ia tak hanya produktif dalam mencetak gol, namun juga mampu mengubah gaya permainan tim secara keseluruhan. Giuly dikenal sebagai seorang gelandang menyerang dengan kemampuan dribbling yang luar biasa. Ia juga cepat, lincah, dan pintar. Bersama AS Monaco, ia memenangkan satu gelar Ligue 1 dan satu Coupe de la Ligue.


6. David Trezeguet


Trezeguet bergabung bersama AS Monaco di tahun 1995, namun baru meraih tempat di tim utama di musim 1997-98. Di musim tersebut, ia berhasil menjadi top skorer kedua Ligue 1, dengan catatan 18 gol dalam 27 penampilan. Selama berkarir di AS Monaco, ia berpartner dengan Thierry Henry, striker yang juga nantinya dikenal sebagai salah satu legenda di dunia sepakbola. Di klub ini, Trezeguet memenangkan dua gelar Liga Perancis dan satu Trophée des champions.


5. Victor Ikpeba


Striker asal Nigeria ini menjadi andalan AS Monaco di pertengahan tahun 1990-an, mencetak total 77 gol. Hal ini membuat Ikpeba tercatat sebagai top skorer AS Monaco keempat sepanjang masa. Penampilan terbaiknya terjadi di tahun 1997, di mana Ikpeba berperan besar dalam membantu AS Monaco menjuarai Ligue 1. Tak hanya itu, di tahun yang sama ia juga memenangkan penghargaan African Footballer of the Year. Ia meninggalkan AS Monaco di tahun 1999 ke Borussia Dortmund, dengan nilai transfer 4,8 juta poundsterling.


4. Sonny Anderson


Sonny Anderson adalah salah satu striker Brazil dengan penampilan paling konsisten di Liga Perancis. Ia bergabung dengan AS Monaco di tahun 1994 dari Olympique Marseille. Sama seperti kebanyakan pemain Brazil, Anderson memiliki teknik dan kreativitas yang sangat tinggi. Selama tiga tahun bermain untuk AS Monaco, ia mencetak 51 gol dalam 91 pertandingan Liga Perancis. Ia juga memenangkan satu gelar Ligue 1 sekaligus satu kali menjadi top skorer Liga Perancis ketika bergabung bersama klub ini.


3. Claude Puel


Tak hanya sukses sebagai seorang pemain, Claude Puel juga memenangkan beberapa trofi bergengsi sebagai manajer AS Monaco. Berposisi sebagai gelandang bertahan, Puel menghabiskan seluruh 17 tahun karirnya sebagai pesepakbola profesional bermain untuk AS Monaco. Ia membantu klub ini memenangkan dua gelar Ligue 1 dan tiga trofi Piala Perancis. Setelah pensiun, ia melatih klub ini dalam periode 1999-2001 dan mempersembahkan satu gelar Ligue 1.


2. Jean-Luc Ettori

Kiper legendaris asal Perancis ini memegang rekor jumlah caps terbanyak untuk AS Monaco, dengan total 755 penampilan. Loyalitasnya tak perlu dipertanyakan, karena Ettori menghabiskan seluruh karirnya dari tahun 1975 hingga 1992 bermain untuk AS Monaco. Ia juga sempat memegang rekor sebagai pemain dengan jumlah penampilan di Ligue 1 terbanyak sebelum dilampaui oleh Mickael Landreau di tahun 2013. Total, Ettori memenangkan tiga gelar Ligue 1 dan tiga trofi Piala Perancis. Ia juga merupakan kiper utama timnas negaranya dalam Piala Dunia 1982.


1. Delio Onnis


Delio Onnis memegang rekor sebagai top skorer sepanjang masa Ligue 1 dengan total 299 gol. Ia bergabung dengan AS Monaco dalam periode 1973-1980, mencetak 223 gol sekaligus menjadi pemain paling produktif dalam sejarah klub ini. Bersama Monaco, ia memenangkan satu gelar Liga Perancis, satu Coupe de France, dan dua kali menjadi top skorer Ligue 1. Striker Argentina berdarah Italia ini dikenal sebagai target man yang sangat efektif, kuat, dan cerdas.

15 Pemain Olympique Marseille Terbaik Sepanjang Masa

Olympique Marseille adalah salah satu raja di persepakbolaan Perancis. Walaupun dalam sepuluh tahun ini prestasinya tidak terlalu mentereng dibandingkan dengan Lyon atau PSG, Marseille sempat dianggap menjadi dream team yang menguasai sepakbola Eropa di awal tahun 90-an. Pada masa itu, klub ini dilatih oleh Franz Beckenbauer dan memiliki pemain-pemain terbaik dunia.

Dalam artikel ini, IlmuBola akan menyajikan daftar 15 pemain terbaik yang pernah bermain untuk Olympique Marseille. Beberapa dari pemain ini pasti sudah cukup familiar bagi anda, karena mereka memang memiliki prestasi dan kemampuan individu yang sangat menonjol sebagai pesepakbola.


15. Samir Nasri


Sebelum hijrah ke Liga Inggris dan bermain untuk Arsenal serta Manchester City, Samir Nasri mengawali karirnya bersama Marseille. Gelandang serang ini adalah produk asli dari Marseille Youth Academy dan memulai debutnya sebagai pesepakbola profesional pada tahun 2004. Sejak musim perdananya, Nasri sudah menunjukkan performa yang menawan sehingga ia sudah diincar oleh banyak klub. Selama empat tahun bermain untuk Marseille, ia memenangkan satu Piala Intertoto dan terpilih sebagai UNFP Ligue 1 Young Player of the Year musim 2006–07.


14. Tony Cascarino


Tony Cascarino adalah seorang striker asal Irlandia yang bermain untuk Marseille dalam periode 1994-1997. Cascarino menjadi penyerang andalan Olympique Marseille saat klub ini terdegradasi ke Ligue 2. Karena naluri mencetak golnya yang tinggi dan performanya yang menawan, Cascarino mendapat julukan "Tony Goal" dari fans klub ini. Satu-satunya trofi yang dimenangkannya untuk Marseille adalah gelar juara Ligue 2 yang diraihnya pada musim 1994-95.


13. Franck Ribéry


Ribery dianggap sebagai pengganti gelandang legendaris Perancis, Zinedine Zidane. Gelandang ini dikenal memiliki teknik yang tinggi, kemampuan dribbling yang baik, dan mampu menjadi playmaker yang solid. Sebelum bergabung bersama Bayern Munich dan meraih puluhan trofi bergengsi, Ribery sempat bermain untuk Marseille selama dua tahun, dari tahun 2005 hingga 2007. Dalam kurun waktu tersebut, ia memenangkan satu Piala Intertoto dan terpilih sebagai French Player of the Year tahun 2007.


12. Didier Drogba


Drogba adalah seorang pemain asal Pantai Gading yang dianggap sebagai penyerang Chelsea terbaik sepanjang masa. Kualitas Drogba bahkan sudah terlihat sebelum ia bermain untuk Chelsea, tepatnya saat ia bergabung dengan Marseille dalam periode 2003-2004. Satu musim bergabung bersama Marseille, ia berhasil menjadi top skorer sekaligus pemain terbaik Ligue 1. Penampilan gemilangnya membuat Drogba langsung dibeli oleh Chelsea di musim selanjutnya dengan nilai transfer 24 juta Poundsterling.


11. Mamadou Niang


Mamadou Niang merupakan penyerang asal Senegal yang menjadi andalan Marseille dalam periode 2005-2010. Ia dibeli dari Strasbourg untuk mengisi kekosongan lini depan klub ini setelah Drogba pindah ke Chelsea. Penampilan terbaik Niang terjadi pada musim 2009-2010, di mana ia membantu Marseille memenangkan Ligue 1 sekaligus menjadi top skorer kompetisi ini. Sepanjang karirnya di Marseille, Niang mencetak 100 gol dari 227 penampilan.


10. Chris Waddle


Chris Waddle adalah gelandang asal Inggris yang menjadi bagian dari generasi emas Marseille di awal tahun 90-an. Waddle dibeli dari Tottenham Hotspur pada tahun 1989 dengan nilai transfer 4,5 juta Poundsterling; nilai yang sangat besar pada waktu itu. Kontribusinya untuk Marseille cukup besar, di mana ia berhasil membantu klub ini memenangkan tiga gelar Ligue 1. Tak hanya itu, Waddle bahkan terpilih sebagai pemain Olympique Marseille kedua terbaik sepanjang masa berdasarkan polling fans tahun 1998.


9. Alen Bokšić


Sama seperti Drogba, Boksic memang hanya satu musim bermain untuk Marseille, namun ia berhasil menjadi legenda di klub ini karena performanya yang luar biasa. Boksic adalah striker asal Kroasia. Ia bermain untuk Marseille di musim 1992-93 dan berhasil menjadi top skorer Ligue 1 sekaligus mempersembahkan satu trofi Piala Champions. Pemain ini pindah ke Lazio pada tahun 1994 setelah Marseille terdegradasi ke Ligue 2 karena masalah krisis finansial.


8. Fabian Barthez


Fabian Barthez adalah kiper utama timnas Perancis saat negara tersebut menjuarai Piala Dunia 1998 dan Euro 2000. Sayang, dalam periode tersebut Barthez sudah pindah dari Marseille ke AS Monaco. Ia bermain untuk Olympique Marseille dalam periode 1992-1995 dan 2004-2006. Prestasi terbaiknya terjadi pada tahun 1993 ketika memenangkan Liga Champions, di mana Barthez saat itu menjadi kiper termuda yang pernah memenangkan turnamen ini.


7. Manuel Amoros


Manuel Amoros adalah bek kanan Perancis yang memiliki keturunan Spanyol. Prestasinya di level tim nasional maupun level klub cukup mentereng. Bersama Michel Platini, ia membawa timnas Perancis menjuarai Euro 1984. Tak hanya itu, di Marseille ia memenangkan empat gelar Ligue 1, satu trofi Piala Perancis, dan satu gelar Liga Champions. Amoros mengakhiri karirnya sebagai pesepakbola profesional di Marseille pada tahun 1996.


6. Steve Mandanda


Mandada memulai debutnya untuk Marseille pada tahun 2008 dan saat ini ia berperan sebagai kapten tim. Kiper asal Perancis ini dibeli sebagai pelapis Cedric Carrasso, namun justru mendapat banyak kesempatan bermain karena Carrasso saat itu mengalami cedera panjang. Penampilan solidnya di Marseille membuat Mandanda dianggap sebagai salah satu kiper terbaik Eropa saat ini. Selain mempersembahkan satu trofi Liga Perancis, Mandanda juga dua kali terpilih sebagai Kiper Terbaik Ligue 1.


5. Marius Trésor


Tresor adalah salah satu pemain paling loyal yang pernah bermain untuk Marseille. Ia bergabung dengan klub ini selama delapan tahun, dari 1972 hingga 1980. Selama bermain untuk Marseille, Tresor menunjukkan performa yang sangat bagus. Ia cepat, tangguh, dan memiliki kemampuan marking yang sangat bagus. Tak heran, ia juga selalu menjadi pilihan pertama di timnas Perancis. Satu-satunya trofi yang ia menangkan bersama Marseille adalah Piala Perancis tahun 1976.


4. Gunnar Andersson

Dengan 194 gol yang dicetaknya, Gunnar Andersson adalah pemegang rekor sebagai top skorer Marseille sepanjang masa, mengungguli striker-striker hebat seperti Jean Pierre-Papin dan Josip Skoblar. Striker asal Swedia ini bermain untuk Marseille dalam periode 1950-1958 dan dua kali menjadi top skorer Ligue 1. Walaupun penampilan individunya luar biasa bagus, Andersson sama sekali tidak memenangkan trofi apapun saat bermain di Marseille. 


3. Josip Skoblar


Skoblar adalah striker asal Yugoslavia yang bermain untuk Marseille dalam periode 1969-1975. Sepanjang karirnya bersama Marseille, Skoblar tiga kali menjadi top skorer Ligue 1. Tak hanya itu, ia bahkan mencatat rekor yang saat ini belum terpecahkan ketika berhasil mencetak 44 gol dalam satu musim kompetisi Ligue 1 pada tahun 1971. Selama bermain di Marseille, Skoblar memenangkan dua gelar Ligue 1 dan satu trofi Piala Perancis.


2. Abedi Pele


Abedi Pele adalah seorang gelandang menyerang asal Ghana yang terkenal karena teknik dan kemampuan fisiknya yang memukau. Ia diberi nama julukan "Pele" karena dianggap memiliki performa sehebat Pele, seorang legenda abadi di dunia sepakbola. Pemain ini bermain untuk Marseille selama lima tahun. Ia menjadi salah satu pesepakbola Afrika pertama yang mampu meraih sukses bermain di Eropa. Sepanjang karirnya di Marseille, ia memenangkan tiga gelar Ligue 1 dan satu trofi Liga Champions.


1. Jean-Pierre Papin


Menilik kualitasnya sebagai seorang striker dan produktivitasnya dalam mencetak gol, nampaknya tak salah menobatkan Papin sebagai pemain terbaik Marseille sepanjang masa. Selama bergabung dengan Marseille dalam periode 1986-1992, striker Perancis ini lima kali menjadi top skorer Liga Perancis dan tiga kali menjadi top skorer Eropa. Tak hanya itu, Papin bahkan dianugerahi penghargaan Ballon d'Or pada tahun 1991. Untuk Marseille, ia mempersembahkan empat gelar Ligue 1 dan satu trofi Coupe de France.

15 Pemain Terbaik Ligue 1 Sepanjang Masa

Ligue 1 adalah divisi tertinggi dalam kompetisi Liga Perancis. Walaupun belum sepopuler Liga Inggris, Italia, atau Spanyol, Ligue 1 mulai mendapatkan perhatian dari para penggemar sepakbola, terutama setelah masuknya investor-investor kaya yang mengambil alih kepemilikan beberapa klub. Paris Saint-Germain dan AS Monaco adalah dua contoh klub yang belakangan ini sangat populer karena mendapat banyak aliran dana untuk membeli pemain berkelas dunia.

Nah, jauh sebelum kedatangan para investor kaya tersebut, Ligue 1 juga sudah memiliki kompetisi yang seru untuk diikuti dan sejarah panjang yang menarik untuk diceritakan. Siapa sajakah pemain yang layak mendapat gelar sebagai yang terbaik sepanjang masa di Ligue 1? Simak saja artikel dari IlmuBola berikut ini untuk mengetahui jawabannya!

15. Fabien Barthez


Fabian Barthez adalah seorang penjaga gawang karismatik yang membawa timnas Perancis menjuarai Piala Dunia 1998 dan Euro 2000. Di Ligue 1, Barthez juga mencatat rekor yang cukup menawan bersama AS Monaco dan Marseille. Ia memenangkan dua gelar juara Ligue 1 bersama Monaco dan satu trofi Piala Champions bersama Marseille. Penghargaan individualnya juga cukup bagus, di mana Barthez dua kali terpilih menjadi kiper terbaik Eropa di sepanjang karirnya.


14. Alain Giresse


Alain Giresse adalah seorang gelandang tengah yang berperan besar membawa timnas Perancis menjuarai Euro 1984. Kala itu, Giresse adalah bagian dari "Kuartet Magic" yang terdiri dari Platini, Tigana, Luis Fernandez, dan Alain Giresse. Pemain ini bermain untuk Bordeaux selama 16 tahun dan mengakhiri karirnya sebagai pemain bola profesional bersama Marseille. Sepanjang karirnya, Giresse tiga kali terpilih menjadi "French Footballer of the Year."


13. George Weah


George Weah adalah seorang striker dari Liberia yang juga dikenal sebagai salah satu pemain PSG terbaik sepanjang masa. Hingga saat ini, ia menjadi satu-satunya pemain Ligue 1 yang memenangi penghargaan Ballon d'Or. Karirnya di Liga Perancis dilalui bersama tiga klub yang berbeda, AS Monaco, Paris Saint-Germain, dan Marseille. Periode karir terbaiknya di Ligue 1 dilalui dari tahun 1993 hingga 1995, di mana ia berhasil memenangi satu gelar juara liga dan dua trofi Coupe de France.


12. Luis Fernández


Sama seperti Weah, Fernandez juga merupakan seorang pemain yang dianggap sebagai legenda klub Paris Saint-Germain. Selama lima belas tahun berkarir sebagai pemain profesional, Fernandez membela tiga klub yang berbeda, yaitu Paris Saint-Germain, RC Paris, dan Cannes. Ia membela tim nasional Perancis sebanyak 60 kali dan mencetak 6 gol. Setelah pensiun, Fernandez melatih PSG selama lima tahun dan memenangkan satu trofi Piala Winners dan satu gelar juara Piala Perancis.


11. Josip Skoblar


Josip Skoblar adalah seorang striker asal Kroasia yang bermain untuk Marseille pada periode 1969-1975. Hingga saat ini, Skoblar memegang rekor sebagai pencetak gol Ligue 1 terbanyak dalam satu musim, dengan catatan 44 gol. Saat bermain bersama Marseille, Skoblar dua kali memenangi gelar Ligue 1 dan tiga kali menjadi top skorer kompetisi ini. Ia juga mencetak 11 gol dari total 32 penampilannya untuk tim nasional Yugoslavia.


10. Sidney Govou


Sidney Govou adalah seorang gelandang sayap asal Perancis yang membawa Lyon memenangi Ligue 1 selama tujuh musim berturut-turut, dari tahun 2001 hingga 2008. Pemain ini dikenal sebagai seorang sayap yang cepat dan sering mencetak gol. Ia merupakan produk asli dari akademi Lyon dan memulai debutnya sebagai pemain inti di tahun 2000. Sepanjang karirnya bersama Lyon, Govou tampil sebanyak 292 kali dan mencetak 49 gol.


9. Jean-Pierre Papin


Jean-Pierre Papin adalah seorang striker asal Perancis yang sangat tajam dan terkenal karena sering mencetak gol melalui tendangan voli. Selama bermain untuk Marseille dari tahun 1986 hingga 1992, Papin lima kali keluar menjadi top skorer Ligue 1. Ia juga memenangkan empat gelar juara Liga Perancis bersama Marseille. Kesuksesan Papin berlanjut bahkan ketika bermain di luar Perancis, di mana dua kali membawa AC Milan menjadi juara Serie A.


8. Just Fontaine


Hingga saat ini, Just Fontaine masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak dalam sebuah turnamen Piala Dunia. Rekor tersebut diukirnya di Piala Dunia 1958 di Swedia, di mana Fontaine berhasil mencetak 13 gol. Di level klub, Fontaine juga menuai banyak prestasi, terutama saat bermain untuk Stade de Reims dan Nice. Ia tiga kali memenangkan Ligue 1 dan dua kali menjadi top skorer kompetisi tersebut. Catatan golnya di Ligue 1 juga cukup impresif, di mana ia mencetak 227 gol dari 248 penampilan.


7. Hervé Revelli


Herve Revelli adalah legenda klub Saint-Etienne di mana ia berhasil membawa klub tersebut menjuarai Ligue 1 selama tujuh kali di periode 1970-an. Bermain sebagai seorang striker, Herve sangat produktif dalam mencetak gol, di mana ia mencetak 175 gol dalam 305 penampilannya bersama Saint-Etienne. Pemain ini juga memperkuat timnas Perancis sebanyak 30 kali dalam jangka waktu 1965-1975 dan berhasil menyumbangkan 15 gol.


6. Jean Tigana


Jika Michel Platini adalah ujung tombak serangan Perancis, maka Jean Tigana adalah benteng kokoh lini tengah tim Les Bleus. Bersama Platini, pemain ini dianggap sebagai figur paling penting yang membawa timnas Perancis menjuarai Euro 1984. Di level klub, Tigana sukses membawa Bordeaux memenangkan tiga gelar Ligue 1 dan tiga trofi Piala Perancis. Pemain ini mengakhiri karirnya bersama Marseille di musim kompetisi 1990-1991.


5. Abedi Pele


Abedi Pele adalah seorang pemain asal Ghana yang kehebatannya konon setara dengan legenda sepakbola, Pele. Pemain ini pertama kali bermain di Liga Perancis bersama Marseille di tahun 1987. Hanya bertahan selama satu musim, ia pun pindah ke Lille, hingga akhirnya dibeli kembali oleh Marseille di tahun 1990. Pada periode inilah Abedi Pele menunjukkan kelasnya sebagai seorang pemain bola. Dengan skill individunya yang tinggi, ia membawa Marseille menjuarai Ligue 1 tiga musim berturut-turut dan mempersembahkan satu trofi Liga Champions di tahun 1993. 


4. Mickael Landreau


Mickael Landreau adalah penjaga gawang asal Perancis yang hingga saat ini masih memegang rekor jumlah penampilan terbanyak di Ligue 1, dengan total 604 penampilan. Ia mengawali karirnya di tahun 1996 bersama Nantes, dan bertahan selama sepuluh tahun di klub tersebut sebelum pindah ke Paris Saint-Germain di tahun 2006. Ia sempat satu kali membawa Nantes menjuarai Ligue 1 di tahun 2001 dan kembali mengulang prestasi yang sama ketika bermain untuk Lille di tahun 2011.


3. Juninho



Juninho Pernambucano adalah seorang playmaker asal Brazil yang sering dianggap sebagai eksekutor tendangan bebas terbaik sepanjang masa. Ia berperan sangat penting dalam membawa Lyon menjuarai tujuh gelar Ligue 1 selama tujuh tahun berturut-turut dalam periode 2001-2008. Selama delapan tahun membela Lyon, ia mencetak 75 gol dari 248 pertandingan. Walaupun bersinar di level klub, Juninho jarang menjadi pemain inti di timnas Brazil karena kalah bersaing dari Ronaldinho, Rivaldo, dan playmaker Brazil lainnya.


2. Michel Platini



Nama besar Michel Platini sebagai legenda sepakbola Perancis tentu tak perlu lagi diragukan. Sebelum sukses berkarir bersama Juventus di Liga Italia, Platini juga sudah mengukir berbagai prestasi di Ligue 1. Ia bermain selama sepuluh tahun untuk Nancy dan Saint-Etienne dari tahun 1972 hingga 1982. Dalam periode tersebut, Platini mencetak 156 gol dalam 285 pertandingan. Ia juga memenangkan satu gelar Ligue 1 untuk Saint-Etienne di tahun 1981.


1. Delio Onnis


Mungkin tak banyak yang mengetahui bahwa Delio Onnis adalah top skorer sepanjang masa Ligue 1 dengan total 299 gol. Onnis adalah seorang striker asal Argentina dengan tinggi tubuh mencapai 2 meter dan bermain di Liga Perancis dari tahun 1971 hingga 1986. Ia menjadi top skorer Ligue 1 sebanyak empat kali dan membawa AS Monaco menjuarai kompetisi ini di tahun 1978. Satu hal yang sangat mengherankan, walaupun Onnis bermain sangat gemilang di level klub, ia sama sekali belum pernah dipanggil untuk memperkuat timnas Argentina. 

15 Pemain PSG Terbaik Sepanjang Masa

Paris Saint-Germain atau kerap disebut sebagai PSG adalah sebuah klub Perancis yang memiliki sejarah yang cukup panjang. Klub ini sebenarnya tidak terlalu menonjol dibandingkan dengan Olympique Marseille, Lyon, atau AS Monaco. PSG baru muncul sebagai kekuatan baru Eropa di musim 2012-2013, ketika pemilik baru mereka yang berasal dari Arab mengucurkan banyak dana untuk membeli banyak pemain bintang kelas dunia. Kucuran dana ini otomatis membuat PSG mampu merekrut nama-nama besar seperti Zlatan Ibrahimovic, Javier Pastore, Edinson Cavani, dan masih banyak lagi. Di artikel ini, IlmuBola akan mengajak anda sedikit menengok sejarah PSG di masa lalu dan membahas tentang pemain-pemain terbaiknya.


15. Safet Susic


Safet Susic adalah seorang gelandang menyerang asal Bosnia yang bermain untuk PSG dalam periode 1982 hingga 1991. Susic hingga sekarang masih memegang rekor sebagai pemain dengan assist terbanyak PSG, dengan total 61 assist. Pemain ini juga memiliki kontribusi yang sangat besar dalam membawa PSG menjadi juara Liga Perancis pada musim 1985-86. Setelah pensiun, Safic menjadi seorang pelatih, dan saat ini ia menjabat sebagai pelatih kepala tim nasional Bosnia dan Herzegovina.


14. Leonardo


Walaupun hanya bermain selama satu tahun untuk PSG, Leonardo meninggalkan kenangan yang cukup berkesan bagi fans klub ini. Bermain sebagai gelandang menyerang, musim perdana Leonardo berjalan dengan gemilang, di mana ia mampu mencetak tujuh gol dalam total 34 pertandingan. Penampilannya ini membuat AC Milan jatuh cinta, dan mereka kemudian memutuskan untuk membeli Leonardo dengan harga transfer yang cukup tinggi, bahkan saat ini masih berada dalam jajaran sepuluh pemain termahal yang pernah dijual oleh PSG.


13. Juan Pablo Sorin


Juan Pablo Sorin adalah bek sayap asal Argentina yang dikenal karena rambut gondrongnya. Sorin memperkuat PSG selama satu musim sebagai pemain pinjaman dari Cruzeiro. Walaupun hanya bermain selama semusim, Sorin membuat catatan impresif di mana ia tidak terkalahkan selama 28 partai yang ia lalui bersama Paris Saint-Germain. Catatan itu makin terlihat bagus ketika Sorin mampu mengantarkan PSG menjadi juara Piala Perancis musim 2003-2004.


12. Valdo Filho


Valdo adalah seorang gelandang yang bermain untuk PSG selama empat tahun, dari tahun 1991 hingga 1995. Selama periode waktu tersebut, Valdo tampil sebanyak 115 kali dan mencetak 10 gol. Ia juga merupakan bagian dari salah satu generasi emas PSG di tahun 90-an, di mana ia mampu mengantarkan timnya memenangi Liga Perancis tahun 1993-94 dan juga dua kali memenangi Piala Perancis. Valdo juga tampil 45 kali untuk timnas Brazil dan mencetak 4 gol.


11. Zlatan Ibrahimovic


Walaupun baru bergabung bersama PSG di musim 2012-2013, Zlatan sudah layak disebut sebagai salah satu pemain terbaik PSG sepanjang masa. Musim perdananya sangat luar biasa, di mana ia berhasil membawa PSG menjadi juara Liga Perancis sekaligus menjadi top skorer dengan catatan 30 gol dari 34 pertandingan yang dilakoninya. Zlatan juga merupakan simbol generasi baru PSG yang menjadi salah satu kekuatan besar di dunia sepakbola Eropa.


10. Joel Bats


Joel Bats membela PSG selama tujuh tahun, dari tahun 1985 hingga 1992. Di tahun terakhirnya, mantan kiper timnas Perancis ini bahkan dipercaya untuk menjadi kapten. Total, Bats tampil sebanyak 216 kali untuk PSG dan 50 kali untuk tim nasional Perancis. Bats adalah kiper utama PSG yang membawa klub ini menjuarai titel Liga Perancis pertama pada musim 1985-1986. Setelah pensiun, ia juga sempat menjadi pelatih PSG di musim 1997-1998.


9. Luis Fernandez


Luis Fernandez adalah gelandang andalan tim nasional Perancis sekaligus salah satu legenda hidup Paris Saint-Germain. Pemain ini membela PSG dari tahun 1978 hingga 1986, dan sebelum pindah ke RC Paris, ia sempat membawa PSG merasakan gelar juara Liga Perancis pertamanya. Setelah pensiun, Fernandez membawa PSG menjadi juara Piala Perancis pada musim 1995-1996, namun bukan sebagai pemain, melainkan sebagai manager.


8. Bernard Lama


Bernard Lama adalah penjaga gawang asal Perancis yang dipercaya untuk menggantikan peran Joel Bats, kiper legendaris PSG yang baru saja pensiun. Ternyata, Lama berhasil menunjukkan penampilan yang impresif. Ia sangat tangguh di depan gawang, dan ketangguhannya tersebut berperan penting dalam membawa PSG keluar sebagai juara  Liga Perancis pada tahun 1994. Di tahun 1996, Lama menjadi bagian skuad PSG yang memenangkan Piala Winners.


7. Ronaldinho


Ronaldinho hingga saat ini masih memegang rekor sebagai pemain PSG termahal yang pernah dijual ke klub lain. Pada tahun 2003, Ronaldinho dibeli oleh Barcelona dengan harga sekitar 32 juta Euro, menyusul penampilan impresifnya bersama PSG pada musim sebelumnya. Selama dua tahun memperkuat PSG, pemain yang dikenal sebagai salah satu playmaker terbaik di dunia ini tampil sebanyak 55 kali dan mencetak 17 gol.


6. Carlos Bianchi


Carlos Bianchi memperkuat PSG selama dua musim, dari tahun 1977 hingga 1979. Walaupun gagal mempersembahkan gelar bagi klubnya, penyerang asal Argentina ini berhasil mengukir prestasi individual yang cukup cemerlang. Bianchi berhasil menjadi top skorer Liga Perancis sebanyak dua kali. Ia juga masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak PSG dalam satu musim, dengan total 39 gol. Sepertinya, rekor ini akan sulit untuk dipatahkan hingga beberapa tahun ke depan.


5. Pauleta


Penyerang asal Portugal ini adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa Paris Saint-Germain. Total, Pauleta berhasil mencetak 109 gol dalam 168 penampilannya bersama PSG. Penyerang ini juga dua kali menjadi pencetak gol terbanyak Liga Perancis pada tahun 2005 dan 2006. Selain itu, ia juga dipercaya menjadi kapten PSG selama tiga tahun, dari tahun 2005 hingga 2008. Melihat catatan tersebut, tampaknya tidak berlebihan jika Pauleta masuk dalam daftar lima besar pemain terbaik PSG sepanjang masa.


4. George Weah


Hingga saat ini, Weah adalah satu-satunya pemain PSG yang berhasil meraih penghargaan Ballon d'Or dan Pemain Terbaik versi FIFA. Kedua gelar tersebut diraih Weah pada tahun 1995, tahun di mana ia baru saja mempersembahkan gelar Piala Perancis untuk PSG. Weah adalah striker yang menjadi andalan PSG ketika mereka berhasil menjadi juara liga pada musim 1993-1994. Setelah melalui tiga musim yang gemilang, Weah ditransfer ke AC Milan untuk mencari tantangan baru.


3. Rai


Rai adalah seorang gelandang menyerang asal Brazil yang mencapai periode keemasan dalam karirnya ketika membela PSG. Selain berhasil membawa Paris Saint-Germain menjadi juara Liga Perancis di musim 1993-94, Rai juga berhasil membawa tim nasional Brazil menjuarai Piala Dunia 1994 yang diselenggarakan di Amerika Serikat. Satu tahun setelahnya, Rai mempersembahkan gelar Piala Winners untuk PSG. Selama lima tahun membela PSG, Rai tampil sebanyak 145 kali dan mencetak 51 gol.


2. Jean-Marc Pilorget


Berbicara soal loyalitas, Pilorget adalah yang nomor satu di PSG. Pemain belakang ini memperkuat Paris Saint-Germain selama 14 tahun, dari tahun 1975 hingga 1989. Sepanjang karirnya bersama klub ini, Pilorget sempat mencicipi manisnya gelar juara  Liga Perancis pada tahun 1986. Satu lagi catatan yang cukup spesial, hingga saat ini Pilorget juga masih memegang rekor sebagai pemain PSG dengan jumlah penampilan terbanyak, dengan catatan total 435 pertandingan.


1. Dominique Rocheteau


Sebelum Zlatan Ibrahimovic, Edinson Cavani, Ronaldinho, atau George Weah bergabung dengan PSG, klub ini sudah pernah memiliki striker kelas dunia. Ya, striker itu adalah Dominique Rocheteau, pemain asal Perancis yang selama delapan tahun tampil membela PSG mampu mencetak 100 gol. Pemain ini juga berjuang bersama Michel Platini dalam membawa tim nasional Perancis menjadi juara Piala Eropa pada tahun 1984. Selama karirnya, Rocheteau tampil sebanyak 49 kali untuk tim nasional Perancis dan mencetak 15 gol.