15 Pemain Ajax Amsterdam Terbaik Sepanjang Masa

Ajax Amsterdam adalah salah satu raksasa di dunia persepakbolaan Eropa. Klub dari Belanda ini telah memenangkan puluhan trofi bergengsi dan menghasilkan ratusan pesepakbola yang mengukir sejarah di dunia olahraga. Tak hanya itu, beberapa pemain Ajax Amsterdam bahkan dianggap sebagai sosok yang mampu mengubah persepakbolaan internasional.

Dalam artikel ini, IlmuBola akan membahas 15 pemain Ajax Amsterdam terbaik sepanjang masa. Tak hanya berdasarkan kemampuan individual, jumlah prestasi yang sudah dimenangkan dan statistik para pemain tersebut juga menjadi bahan pertimbangan untuk penentuan ranking. Langsung saja, berikut daftarnya:

15. Luis Suarez


Luis Suarez mengawali kegemilangan karirnya di dunia sepakbola Eropa bersama Ajax Amsterdam. Ditransfer dari Groningen pada tahun 2007, Suarez berhasil menunjukkan ketajamannya sebagai seorang striker di Ajax Amsterdam. Selama memperkuat klub ini dari tahun 2007 hingga 2011, Suarez berhasil mencetak 111 gol dari 159 penampilan. Tak hanya itu, ia juga mempersembahkan satu gelar Eredivisie, satu trofi KNVB Cup, dan menjadi top skorer sekaligus pemain terbaik Liga Belanda musim 2009-2010.


14. Dennis Bergkamp


Sebelum menjalani periode karir yang sangat gemilang di Arsenal, Dennis Bergkamp terlebih dahulu bersinar di Ajax Amsterdam. Striker ini bermain untuk Ajax dalam periode 1986-1993, memenangkan satu gelar Eredivisie dan dua KNVB Cup. Selama di Ajax, Bergkamp juga berhasil menjadi top skorer Liga Belanda tiga tahun berturut-turut dalam periode 1991-1993. Total, ia mencetak 122 gol dalam 239 pertandingan untuk klub ini.


13. Jari Litmanen


Jari Litmanen bisa disebut sebagai pemain asing tersukses yang pernah bermain di Ajax Amsterdam. Striker asal Finlandia ini bergabung bersama Ajax dalam periode 1992-2004, memenangkan empat gelar Eredivisie, tiga trofi KNVB Cup, dan satu trofi Liga Champions. Tak hanya itu, Litmanen bahkan sempat menjadi top skorer Liga Belanda di musim 1993-94 dengan 26 gol. Walaupun rentan cedera, Litmanen merupakan pemain dengan teknik dan kecepatan yang tinggi serta sangat cerdas dalam mengaplikasikan instruksi pelatih.


12. Wesley Sneijder


Sneijder adalah produk Ajax Amsterdam Youth Academy dan bermain untuk klub ini dari tahun 2002 hingga 2007. Ia dikenal sebagai seorang gelandang menyerang yang sempurna, memiliki kemampuan passing yang akurat, kreatif, visioner, dan kerap mencetak gol melalui set-pieces. Sebelum pindah ke Real Madrid pada tahun 2007, Sneijder mempersembahkan satu gelar Eredivisie dan dua trofi KNVB Cup untuk Ajax Amsterdam.


11. Johan Neeskens


Neeskens adalah seorang gelandang tengah yang menjadi salah satu penggerak utama sistem Total Football yang dikembangkan oleh pelatih Rinus Michels di tahun 1970-an. Bermain selama empat tahun di Ajax Amsterdam, Neeskens berhasil memenangkan dua gelar Eredivisie, dua gelar Piala Belanda, dan tiga trofi Piala Champions. Sebagai seorang gelandang tengah, Neeskens dikenal memiliki stamina yang tinggi, teknik yang bagus, dan cukup produktif dalam mencetak gol.


10. Frank Rijkaard


Frank Rijkaard adalah salah satu gelandang bertahan terbaik di dunia yang bermain untuk Ajax Amsterdam dalam periode 1980-87 dan 1993-95. Dengan tubuh yang tinggi besar, kemampuan passing yang akurat, dan kekuatan fisik yang bagus, Rijkaard sudah menjadi andalan lini tengah Ajax Amsterdam sejak musim-musim pertamanya bergabung dengan klub ini. Selama bergabung dengan Ajax, Rijkaard memenangkan lima gelar Eredivisie, tiga KNVB Cup, dan satu trofi Liga Champions.


9. Edwin van der Sar


Edwin van der Sar adalah pemain yang layak diberi gelar sebagai kiper terbaik Ajax Amsterdam sepanjang masa. Ia bermain untuk Ajax selama sembilan tahun, memenangkan empat gelar Eredivisie, tiga KNVB Cup, dan satu trofi Liga Champions. Prestasi individual terbaiknya saat bergabung bersama Ajax adalah saat dinobatkan sebagai kiper terbaik Eropa pada tahun 1995. Tak hanya itu, ia juga memenangkan gelar Dutch Football Goalkeeper of the Year selama empat tahun berturut-turut, dari tahun 1994 hingga 1997.


8. Frank de Boer


Tangguh dalam bertahan, memiliki kontribusi besar dalam penyerangan tim, dan bisa diandalkan sebagai seorang kapten. Frank de Boer adalah salah satu bek tengah terbaik Ajax Amsterdam sepanjang masa yang  bermain untuk klub ini dalam periode 1988-1999. Bersama Patrick Kluivert, Frank Rijkaard, Danny Blind, dan Jari Litmanen; De Boer termasuk dalam generasi emas Ajax Amsterdam di pertengahan tahun 1990-an yang berhasil merajai persepakbolaan Eropa.


7. Sjaak Swart


Sjaak Swart adalah salah satu pemain paling loyal yang pernah bergabung bersama Ajax Amsterdam. Ia bermain untuk klub ini selama 17 tahun, dalam periode 1956 hingga 1973. Total, ia bermain sebanyak 596 kali, jumlah yang menjadi rekor penampilan terbanyak di Ajax Amsterdam sepanjang masa. Sepanjang karirnya, Swart dikenal sebagai seorang striker yang efektif, produktif dalam mencetak gol, dan sangat loyal. Ia mempersembahkan delapan gelar Liga Belanda, tiga trofi Piala Champions, dan satu trofi World Club Cup.


6. Marco van Basten


Van Basten mungkin adalah striker terbaik sepanjang masa yang pernah dilahirkan oleh Ajax Youth Academy. Pemain ini bergabung bersama Ajax Amsterdam dalam periode 1981-1987, mencetak total 153 gol dalam 172 penampilan. Selain mempersembahkan tiga gelar Eredivisie untuk Ajax Amsterdam, van Basten juga menjadi top skorer Liga Belanda empat tahun berturut-turut. Dalam masa keemasannya, ia merupakan striker dengan kemampuan dribbling yang bagus, teknik tinggi, dan finishing skill yang hampir sempurna.


5. Piet van Reenen


Piet van Reenen adalah top skorer Ajax Amsterdam sepanjang masa. Catatan golnya cukup impresif, total 273 gol dalam 237 penampilan. Bermain dalam periode 1929-1942, van Reenen mempersembahkan lima gelar Eredivisie untuk Ajax Amsterdam. Sayang, karena pemain ini aktif pada masa Perang Dunia II, tak banyak dokumentasi yang bisa mengabadikan kehebatannya sebagai seorang striker. Yang jelas, catatan golnya sudah bisa membuktikan kualitas van Reenen sebagai seorang penyerang.


4. Piet Keizer


Piet Keizer adalah seorang winger yang bermain untuk Ajax Amsterdam selama 15 tahun, dalam periode 1960 hingga 1975. Bersama Johan Cruyff dan John Neeskens, Keizer merupakan andalan Ajax Amsterdam saat mereka menjuarai Piala Champions tiga tahun berturut-turut, dari 1971 hingga 1973. 189 gol yang dicetaknya selama bermain untuk Ajax Amsterdam juga membuktikan ketajaman dan kualitas seorang Piet Keizer sebagai seorang penyerang.


3. Wim Suurbier


Wim Suurbier merupakan seorang bek kanan yang menjadi andalan timnas Belanda di tahun 1970-an. Ia dikenal sebagai seorang defender yang kuat, cepat, dan memiliki kontribusi besar dalam penyerangan tim. Tak hanya itu, Suurbier juga memiliki loyalitas yang tinggi pada Ajax Amsterdam, di mana ia bermain untuk klub ini selama 13 tahun. Dalam kurun waktu tersebut, Suurbier bermain dalam lebih 400 pertandingan dan mencetak 16 gol.


2. Ruud Krol


Selain Johan Cruyff dan John Neeskens, Ruud Krol adalah salah satu jenderal utama taktik total football. Seperti kebanyakan pemain yang bermain di bawah strategi total football, Ruud Krol bisa bermain dalam berbagai posisi. Posisi utamanya adalah sebagai seorang sweeper, namun ia bisa juga dimainkan sebagai bek tengah, bek sayap, atau gelandang bertahan. Selama bermain untuk Ajax dari tahun 1968 hingga 1980, Krol memenangkan delapan gelar Eredivisie, tiga trofi Piala Champions, dan empat Piala Belanda.


1. Johan Cruyff


Tak perlu diragukan lagi, Johan Cruyff adalah pemain Ajax Amsterdam terbaik sepanjang masa. Dari segi skill individu, Cruyff benar-benar sempurna. Ia adalah seorang pemain serba bisa, dengan kecepatan, teknik, dan naluri mencetak gol yang sangat tinggi. Tak hanya itu, Cruyff juga sangat cerdas dan kadang bahkan mengambil peran sebagai pengatur strategi tim. Total, Cruyff bermain untuk Ajax selama sembilan tahun. Ia memenangkan delapan gelar Eredivisie, tiga trofi Piala Champions, tiga penghargaan Ballon d'Or, dan lima kali terpilih sebagai Dutch Footballer of the Year.

15 Pemain PSV Eindhoven Terbaik Sepanjang Sejarah

Selain Ajax Amsterdam dan Feyenoord Rotterdam, PSV bisa disebut sebagai salah satu klub tersukses di Liga Belanda. Klub ini telah memenangi puluhan gelar juara baik di kompetisi domestik maupun di Liga Eropa. Tak hanya itu, PSV juga telah melahirkan puluhan pesepakbola berkualitas yang mampu bersinar di kompetisi internasional.

Siapa sajakah pesepakbola PSV Eindhoven terbaik sepanjang masa? Pertanyaan inilah yang akan coba dijawab oleh IlmuBola.com dalam artikel kali ini. Di sini, kami menghadirkan daftar 15 pesepakbola yang memiliki peran besar dalam mempersembahkan berbagai trofi bergengsi untuk PSV Eindhoven.


15. Dennis Rommedahl


Dennis Rommedahl bermain untuk PSV dalam periode 1997-2004. Ia berposisi sebagai seorang gelandang kanan yang terkadang bisa dimainkan sebagai seorang striker. Karirnya bersama PSV cukup gemilang, di mana ia mampu memenangkan empat titel Eredivisie. Selama di PSV, Rommedahl dikenal sebagai seorang gelandang sayap yang cepat yang memiliki kemampuan crossing yang akurat. Total, Rommedahl bermain dalam 161 pertandingan dan mencetak 27 gol untuk PSV.


14. Gerald Vanenburg


Vanenburg adalah seorang penyerang sayap kanan yang cukup sukses berkarir di Liga Belanda. Ia memenangkan tiga gelar Eredivisie bersama Ajax Amsterdam dan lima gelar Eredivisie di PSV. Pemain ini berkarir di PSV dari tahun 1986 hingga 1993, mencetak 48 gol dari 199 penampilan. Tak hanya berjaya di kompetisi domestik, Vanenburg juga meraih satu trofi Piala Champions tahun 1988 bersama PSV. Tak hanya itu, ia juga merupakan bagian dari timnas Belanda yang menjuarai Euro 1988.


13. Ronald Koeman


Selama tiga tahun bermain untuk PSV, Ronald Koeman berhasil memenangkan tiga gelar Eredivisie. Tak hanya itu, ia juga membantu klub ini memenangkan satu trofi Piala Champions 1988. Sepanjang karirnya, Ronald Koeman dikenal sebagai salah satu sweeper terbaik di dunia. Ia tangguh dalam bertahan, namun juga sangat aktif dalam membantu penyerangan tim. Ronald Koeman juga merupakan seorang eksekutor tendangan bebas dan tendangan penalti yang cukup handal.


12. RenĂ© van de Kerkhof


Rene van de Kerkhof adalah seorang gelandang kanan yang bermain untuk PSV dalam periode 1973-1983. Ia dikenal sebagai pemain berstamina tinggi dengan daya jelajah yang sangat luas. Selama sepuluh tahun berkarir bersama PSV, van de Kerkhof memenangkan tiga gelar Eredivisie. Ia juga menjadi andalan timnas Belanda dalam turnamen Piala Dunia 1978, turnamen di mana tim tersebut berhasil menjadi runner-up. Sepanjang karirnya, Rene van de Kerkhof mencetak 85 gol dari 278 penampilan untuk PSV.


11. Ruud van Nistelrooy


Sebelum dikenal sebagai striker yang penuh prestasi di dunia internasional, Ruud van Nistelrooy terlebih dahulu menjalani karir sebagai pemain PSV dari tahun 1998 hingga 2001. Ia dua kali mempersembahkan gelar Eredivisie untuk klub ini dan dua kali menjadi top skorer Liga Belanda. Catatan karir terbaik Nistelrooy di PSV terjadi di musim 1998-99 di mana ia mencetak 31 gol dari 34 pertandingan liga. Setelah penampilan gemilangnya bersama PSV, ia pun ditransfer ke Manchester United dengan nilai 14 juta Euro.


10. Romario


Romario adalah satu dari sedikit pemain sepakbola yang berhasil mencetak lebih dari 1.000 gol di sepanjang karirnya. Ia bermain untuk PSV selama lima tahun dalam periode 1988-1993. Di klub ini, Romario memenangkan tiga gelar Eredivisie dan dua trofi Piala KNVB. Tak hanya itu, ia juga tiga tahun berturut-turut menjadi top skorer Liga Belanda, dari musim kompetisi 1988-1989 hingga 1990-1991. Total, Romario mencetak 165 gol dari 167 penampilan di PSV.


9. Willy van de Kerkhof


Willy van de Kerkhof adalah saudara kembar Rene van de Kerkhof. Dibandingkan saudaranya, Willy lebih loyal pada PSV, di mana ia bermain selama 15 tahun, dari tahun 1973 hingga 1988. Ia memenangkan enam gelar Eredivisie dan dua kali membawa timnas Belanda menjadi runner-up Piala Dunia 1974 dan 1978. Dengan total penampilan yang mencapai 481 pertandingan, Willy van de Kerkhof termasuk sebagai salah satu pemain terbanyak yang pernah tampil untuk PSV.


8. AndrĂ© Ooijer


Andre Ooijer adalah seorang pemain asal Belanda yang sering disebut sebagai bek tengah PSV sepanjang masa. Pemain ini bergabung bersama PSV dalam periode 1997-2006 dan memenangkan lima gelar Eredivisie. Selain bisa bermain sebagai seorang bek tengah, Ooijer juga terkadang bisa diposisikan sebagai seorang bek kanan. Pemain ini menjadi pelapis Michael Reiziger dan Jaap Stam di timnas Belanda. Pemain ini mengakhiri karirnya sebagai pesepakbola profesional pada tahun 2012 di klub yang menjadi rival abadi PSV, Ajax Amsterdam.


7. Mark van Bommel


Determinasi dan kepemimpinan Mark van Bommel merupakan salah satu faktor penentu kesuksesan PSV merajai persepakbolaan Belanda di awal tahun 2000-an. Bermain untuk PSV dari tahun 1999 hingga 2005, van Bommel benar-benar menunjukkan peran yang sangat penting. Ia fasih bermain sebagai seorang gelandang bertahan, namun juga sekaligus mengambil posisi sebagai playmaker tim. Selama enam tahun bermain untuk PSV, van Bommel memenangkan empat gelar Eredivisie dan dua kali terpilih sebagai pemain terbaik Belanda.


6. Luc Nilis


Luc Nilis adalah seorang striker asal Belgia yang menjadi salah satu pencetak gol terbanyak PSV Eindhoven. Ia bermain untuk klub ini dalam periode 1994-2000 dan mempersembahkan dua gelar Eredivisie serta dua kali menjadi top skorer Liga Belanda. Selama bermain di PSV, Luc Nilis berduet dengan para striker terbaik di dunia, seperti Ronaldo dan Ruud van Nistelrooy. Total, ia mencetak 129 gol dari 204 penampilan bersama PSV.


5. Hans van Breukelen


Tak hanya di PSV, Hans van Breukelen bahkan layak disebut sebagai salah satu kiper terbaik Belanda. Pemain ini bergabung bersama PSV dalam periode 1984-1994, memenangkan enam gelar Eredivisie dan satu trofi Piala Champions. Tak hanya itu, selama sepuluh tahun memperkuat PSV, van Breukelen empat kali terpilih sebagai kiper terbaik Belanda. Prestasi terbaiknya di level internasional adalah membantu timnas Belanda menjuarai Euro 1988.


4. Phillip Cocu


Phillip Cocu adalah seorang gelandang serba bisa yang dapat diposisikan sebagai gelandang bertahan, gelandang sayap, atau gelandang bertahan. Pemain ini bermain untuk PSV selama enam tahun, mempersembahkan empat gelar Eredivisie dan dua trofi KNVB Cup. Ia juga menjadi pemain andalan di lini tengah timnas Belanda di tahun 1990-an, bersama Edgar Davids, Clarence Seedorf, dan Marc Overmars. Setelah pensiun sebagai pesepakbola profesional, Cocu bekerja sebagai pelatih PSV Eindhoven di tahun 2013.


3. Wim Kieft


Wim Kieft adalah salah satu striker tersukses dalam sejarah Liga Belanda. Total, ia memenangkan enam gelar Eredivisie, tiga bersama Ajax Amsterdam dan tiga lainnya bersama PSV. Pemain ini bermain untuk PSV selama empat tahun dan merupakan salah satu pemain kunci yang membawa timnas Belanda menjuarai Euro 1988. Penampilan terbaiknya untuk PSV terjadi di tahun 1988, di mana ia berhasil meraih treble winners (gelar juara Eredivisie, KNVB Cup, dan Piala Champions) plus menjuarai turnamen Euro.


2. Eric Gerets


Eric Gerets adalah seorang bek kanan asal Belgia yang bergabung bersama PSV selama tujuh tahun, dari tahun 1985 hingga 1992. Keberanian, kekuatan, dan penampilannya yang sangar membuat Gerets dijuluki sebagai "The Lion" dalam periode keemasannya sebagai pesepakbola profesional. Ia juga merupakan kapten PSV Eindhoven saat klub tersebut menjuarai Piala Champions tahun 1988. Selain gelar tersebut, Gerets juga memenangkan enam trofi Eredivisie dan tiga trofi KNVB Cup.


1. Jan Heintze


Jan Heintze adalah Paolo Maldini-nya PSV. Bek kiri asal Denmark ini merupakan pemain paling loyal dan paling sukses yang pernah bermain untuk PSV. Ia memperkuat klub ini selama 16 tahun dan memenangkan sembilan gelar Eredivisie, tiga trofi KNVB Cup, dan satu trofi Piala Champions. Selama aktif bermain, Heintze dikenal sebagai seorang bek kiri yang sangat agresif dan rajin membantu penyerangan. Heintze mengakhiri karirnya sebagai pesepakbola profesional pada tahun 2003 di PSV Eindhoven. Ia menutup karirnya dengan manis, dengan memenangkan gelar juara Eredivisie musim 2002-2003.